TERAS7.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam mendorong pembangunan yang berkeadilan gender kembali ditegaskan melalui penganugerahan Gender Champion Tahun 2026 kepada enam aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai berperan aktif mengintegrasikan perspektif gender dalam pelaksanaan program dan kebijakan di lingkungan kerja masing-masing.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi aparatur yang berhasil menghadirkan layanan dan kebijakan yang lebih inklusif bagi masyarakat.
Enam penerima penghargaan berasal dari berbagai sektor strategis pembangunan daerah. Dari bidang pendidikan, penghargaan diberikan kepada Zainal Abidin dari Dinas Pendidikan. Sementara sektor kesehatan diwakili Gita Lestari dari Dinas Kesehatan.
Pada kategori tata kelola pemerintahan, penghargaan diraih Ariani Nur Hasanah dari Sekretariat DPRD Kabupaten Banjar. Adapun bidang infrastruktur dan kewilayahan diberikan kepada Nurul Huda de Musfa dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP).
Selanjutnya, Muhammad Nazamuddin dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) menerima penghargaan untuk kategori ekonomi dan tenaga kerja. Sedangkan kategori sosial dan pemberdayaan diberikan kepada Muhammad Rizwan dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinsosP3AP2KB).
Penetapan penerima penghargaan dilakukan melalui proses seleksi yang melibatkan penilaian terhadap implementasi kebijakan responsif gender, inovasi program, serta dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Para peserta sebelumnya diwajibkan menyusun profil dan analisis kebijakan berbasis gender sesuai bidang tugas masing-masing.
Kepala DinsosP3AP2KB Kabupaten Banjar, Hj Erny Wahdini, menyerahkan sertifikat dan piagam penghargaan kepada para penerima, didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Merilu Ripner.
Selain penganugerahan Gender Champion, kegiatan juga dirangkai dengan Bimbingan Teknis Penyusunan Anggaran Responsif Gender (ARG) yang diikuti perencana dari sejumlah SKPD dan kecamatan.
Dalam bimtek tersebut, Fungsional Perencana Muda Bapperida Kabupaten Banjar, Sihabuddin, memberikan materi mengenai penyusunan anggaran berbasis gender, evaluasi program, hingga praktik penerapan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan perempuan dan laki-laki secara proporsional.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Banjar berharap semakin banyak perangkat daerah yang mengintegrasikan perspektif gender dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan. Upaya tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, serta memberikan manfaat yang setara bagi seluruh masyarakat Kabupaten Banjar.