TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
Regulasi ini diharapkan mampu menghadirkan layanan perizinan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Putu Wisnu Wardhana, dalam Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu terkait jawaban bupati atas pandangan fraksi-fraksi DPRD, Kamis (04/06/2026).
Dalam penyampaiannya, pemerintah daerah sependapat dengan seluruh fraksi DPRD mengenai pentingnya penguatan sistem pelayanan perizinan berbasis digital yang terintegrasi dengan sistem nasional melalui Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA).
Menurut Putu Wisnu, keberadaan sistem tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kemudahan berusaha sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan investor.
“Pemerintah daerah akan terus memperkuat pelayanan perizinan berbasis elektronik yang terintegrasi dengan sistem nasional melalui OSS-RBA guna memberikan kemudahan akses pelayanan bagi masyarakat dan pelaku usaha secara cepat, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Selain digitalisasi layanan, raperda juga mengatur secara jelas standar pelayanan, jangka waktu penyelesaian perizinan sesuai tingkat risiko usaha, hingga mekanisme pengaduan masyarakat.
Pengaturan tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap pelayanan publik di Tanah Bumbu.
Pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada pengembangan UMKM melalui penyederhanaan persyaratan perizinan, kemudahan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta pendampingan dan asistensi teknis bagi pelaku usaha.
Dengan regulasi yang lebih adaptif dan pelayanan yang semakin terintegrasi, Pemkab Tanah Bumbu optimistis dapat memperkuat daya tarik investasi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Tanah Bumbu Andrean Atma Maulani dan dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan SKPD, serta undangan lainnya.