Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Data Bansos Dinilai Belum Akurat, DPRD Kabupaten Banjar Dorong Pembentukan Tim Sinkronisasi
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Data Bansos Dinilai Belum Akurat, DPRD Kabupaten Banjar Dorong Pembentukan Tim Sinkronisasi

Seman
Seman 9 Juni 2026, 09.58
Share
IMG 20260609 WA0009
Komisi I dan Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan, (Foto:Istimewa)
SHARE

TERAS7.COM – Ketidaksesuaian data penerima bantuan sosial (bansos) masih menjadi persoalan yang ditemukan di lapangan. Menyikapi hal tersebut, DPRD Kabupaten Banjar mendorong pembentukan tim terpadu untuk melakukan sinkronisasi dan verifikasi data agar penyaluran bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Upaya tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan Komisi I dan Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar bersama sejumlah instansi terkait, Kamis (4/6/2026).

Rapat turut dihadiri Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar, perwakilan APDESI, pihak kecamatan, hingga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Banjar, Amiruddin, mengatakan pembahasan difokuskan pada validitas data penerima bantuan yang hingga saat ini masih menyisakan berbagai persoalan.

Menurutnya, masih ditemukan warga yang secara ekonomi layak menerima bantuan namun belum masuk dalam daftar penerima. Sebaliknya, terdapat pula penerima bantuan yang kondisi sosial ekonominya telah berubah tetapi masih tercatat dalam sistem.

Baca juga :

Ketua DPRD Banjar Hadiri Upacara Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar

Rahmat Saleh Dorong Pemkab Banjar Genjot PAD dan Perkuat Infrastruktur di Tahun 2027

Banggar DPRD Banjar Minta Pokir dan Anggaran SKPD Diakomodasi di APBD Perubahan 2026

“Permasalahan ini perlu segera dibenahi agar program bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang berhak,” ujarnya.

Amiruddin menjelaskan, data yang saat ini digunakan berasal dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang merupakan hasil integrasi berbagai basis data nasional seperti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), dan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).

Namun, data tersebut masih mengacu pada hasil pendataan tahun 2022 hingga 2024 sehingga dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat saat ini.

“Perubahan kondisi masyarakat sering kali belum langsung tercermin dalam sistem karena proses pembaruan data membutuhkan waktu,” katanya.

Meski pemerintah telah menyediakan mekanisme pemutakhiran data melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), proses pembaruan data di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala.

Karena itu, DPRD Banjar merekomendasikan pembentukan tim terpadu yang melibatkan seluruh instansi terkait guna melakukan sinkronisasi dan verifikasi data secara berkala.

Tim tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh perangkat daerah menggunakan basis data yang sama sehingga kebijakan dan program bantuan dapat berjalan lebih efektif.

“Kami menginginkan adanya satu data yang valid dan digunakan bersama oleh seluruh instansi agar tidak terjadi perbedaan informasi di lapangan,” jelas Amiruddin.

Selain sinkronisasi data, DPRD juga mendorong pemerintah daerah lebih aktif mengusulkan masyarakat yang layak menerima bantuan namun belum terdaftar dalam sistem. Usulan tersebut nantinya dapat disampaikan kepada Kementerian Sosial untuk dilakukan verifikasi lebih lanjut.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Banjar saat ini tercatat sebanyak 7.506 keluarga. Sementara data penerima bantuan pangan masih akan dilakukan sinkronisasi lanjutan bersama Dinas Sosial.

Amiruddin menegaskan, keakuratan data menjadi kunci utama keberhasilan program perlindungan sosial pemerintah.

“Data yang akurat menjadi dasar agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48

You Might Also Like

Ketua DPRD Banjar Hadiri Upacara Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar

Rahmat Saleh Dorong Pemkab Banjar Genjot PAD dan Perkuat Infrastruktur di Tahun 2027

Banggar DPRD Banjar Minta Pokir dan Anggaran SKPD Diakomodasi di APBD Perubahan 2026

Ketimbang Ducting Kabel, Emi Nilai Optimalisasi Tiang Bersama Lebih Realistis dan Potensi Hasilkan PAD

Rapat Paripurna DPRD Banjar Sepakati KUPA-PPAS 2026 dan KUA-PPAS 2027

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?