Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Dilirik Akademisi Singapura, ULM Usulkan Pulau Curiak Batola Jadi Pusat Riset Ekologi Global
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Dilirik Akademisi Singapura, ULM Usulkan Pulau Curiak Batola Jadi Pusat Riset Ekologi Global

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 27 Juli 2026, 16.10
Share
mr poo
SHARE

TERAS7.COM – Ekosistem lahan basah Pulau Curiak di Kabupaten Barito Kuala terus menarik perhatian dunia akademis internasional sebagai pusat edukasi dan penelitian keanekaragaman hayati.

Mantan Direktur Institutional Statistics dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura, Mr. James Poh Hee Kim, mengunjungi langsung kawasan konservasi tersebut untuk mengeksplorasi potensi riset ekologi dan ekowisata lintas negara bersama Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Sabtu (25/7/2026) siang.

Kunjungan akademisi mancanegara ini disambut langsung oleh Pendiri Sahabat Bekantan Indonesia sekaligus Dosen Pendidikan Biologi FKIP ULM, Dr. Amalia Rezeki.

Keberadaan Stasiun Riset Bekantan di Pulau Curiak dinilai memiliki nilai strategis tinggi sebagai laboratorium alam.

Kawasan seluas kurang lebih 10 hektar itu tidak hanya menjadi habitat bagi sekitar 61 ekor satwa endemik bekantan, tetapi juga memuat kekayaan flora dan fauna khas lahan basah yang berpotensi besar dikembangkan ke skala global.

Baca juga :

Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030

Perluas Akses Pendidikan, MUI Barito Kuala Gandeng ULM Jalankan Program Satu Desa Satu Sarjana

WOW! Lewati Target, ULM Kini Peringkat 76 di Indonesia pada UI GreenMetric 2026

Wakil Rektor ULM, Dr. Ir. H. Yusuf Azis menjelaskan, selain perlindungan bekantan, kawasan itu menjalankan upaya konservasi biodiversitas untuk pelestarian berbagai jenis flora dan fauna.

“Pulau Curiak memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat penelitian sekaligus destinasi ekowisata (ecotourism). Kami berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi maupun pihak swasta dapat terus ditingkatkan untuk memperkuat pengembangan kawasan ini,” ujarnya.

Melihat secara langsung tata kelola ekosistem di kawasan tersebut, Mr. James Poh Hee Kim menyampaikan apresiasinya terhadap peran Pulau Curiak sebagai laboratorium hidup yang sangat ideal untuk pembelajaran pelestarian lingkungan.

“This area is a remarkable site for ecotourism and for the study of the proboscis monkey sanctuary. Ideally, every student should have the opportunity to learn here in order to understand the importance of conservation and biodiversity. Further research must be continuously expanded to ensure the protection of the proboscis monkey population in the future (Kawasan ini merupakan lokasi yang luar biasa untuk ekowisata dan penelitian mengenai suaka monyet hidung panjang. Idealnya, setiap siswa seharusnya memiliki kesempatan untuk belajar di sini supaya mampu memahami pentingnya konservasi dan keanekaragaman hayati. Penelitian lebih lanjut harus terus dikembangkan untuk memastikan perlindungan populasi monyet hidung panjang di masa depan<-red),” ungkap Mr Poh.

Kehadiran tokoh akademisi dari NTU Singapura itu menjadi pijakan penting bagi ULM dalam memperluas publikasi ilmiah serta memperkuat reputasi internasional perguruan tinggi yang berbasis pada riset keberlanjutan dan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs).

Ketua Tim Reputasi dan Sustainability ULM, Dr. Mutiani menegaskan, kehadiran akademisi internasional ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kancah global universitas.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mempertegas peran ULM terhadap agenda SDGs, tetapi juga membuka peluang kerja sama riset dan publikasi ilmiah bersama mitra mancanegara.

Melalui kemitraan strategis dan pengembangan fasilitas riset berbasis keberlanjutan ini, ULM optimistis dapat terus mengukuhkan posisinya di tingkat global sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan serta masyarakat Kalimantan Selatan.

Turut mendampingi dalam peninjauan lapangan tersebut yaitu Sekretaris Senat ULM Prof. Dr. Hj. Atiek Winarti, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Humas dan Sistem Informasi Dr. Ir. H. Yusuf Azis, serta Ketua Tim Reputasi dan Sustainability ULM Dr. Mutiani.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
WhatsApp Image 2026 09 05 at 09.32.47 1024x575 1
Bupati Tanah Bumbu Minta Pejabat Pengawas Pangkas Proses Kerja yang Berbelit
7 September 2026, 16.35

You Might Also Like

Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030

Perluas Akses Pendidikan, MUI Barito Kuala Gandeng ULM Jalankan Program Satu Desa Satu Sarjana

WOW! Lewati Target, ULM Kini Peringkat 76 di Indonesia pada UI GreenMetric 2026

Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana

Teratas di Kalsel, ULM Posisi 38 Nasional RIS 2026

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?