TERAS7.COM – Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan masyarakat terkait dugaan sumbangan di area bermain anak.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar langsung berkoordinasi lintas perangkat daerah untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan fasilitas umum.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana mengatakan, hasil pemantauan awal menunjukkan adanya masyarakat yang menyediakan kotak untuk menerima uang dengan alasan membantu menjaga alas kaki pengunjung yang memasuki area bermain anak.
“Hasil pemantauan awal menunjukkan adanya masyarakat yang menyediakan kotak untuk menerima uang dengan alasan membantu menjaga alas kaki pengunjung yang memasuki area bermain anak,” ujarnya.
Menurut Nyoman, aktivitas tersebut umumnya berlangsung pada sore hingga malam hari. Untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat, Dishub mengusulkan sejumlah langkah penataan, di antaranya menyediakan tempat khusus penyimpanan alas kaki, mengkaji kemungkinan pengunjung tetap diperbolehkan menggunakan alas kaki di area bermain dengan mempertimbangkan aspek keamanan, serta menyiapkan petugas yang melakukan pengawasan apabila ditemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banjar, Yuana Karta Abidin, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap informasi yang diterima dengan menemui pihak-pihak yang berada di lokasi.
“Kita masih melakukan pendalaman terkait informasi itu,” katanya.
Selain melakukan pendalaman, Satpol PP juga terus mengingatkan para pedagang agar menata lapak dengan rapi sehingga kawasan Taman CBS tetap bersih, tertib, dan nyaman bagi pengunjung.
Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar, Sutiyono, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum yang telah disediakan pemerintah.
“Kita semua harus peduli, karena ini menjadi kunci agar taman tetap menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak maupun keluarga,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Banjar menegaskan setiap masukan dari masyarakat menjadi perhatian sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan.
Penataan fasilitas, peningkatan pengawasan, serta penyediaan sarana pendukung akan terus diupayakan agar masyarakat dapat menikmati ruang publik dengan lebih nyaman tanpa menimbulkan kesalahpahaman.
Masyarakat juga diimbau untuk menyampaikan informasi maupun masukan secara langsung kepada pemerintah apabila menemukan hal-hal yang perlu dibenahi di fasilitas umum.
Dengan komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, berbagai persoalan di lapangan diharapkan dapat diselesaikan secara objektif sehingga Taman CBS tetap menjadi ruang publik yang aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi semua.