Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Lobatkan Para Pelajar SMKS Kodeco, Mahasiswa ULM Ajarkan Sampah Plastik Jadi Pot Ecobrick
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Lobatkan Para Pelajar SMKS Kodeco, Mahasiswa ULM Ajarkan Sampah Plastik Jadi Pot Ecobrick

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 4 Agustus 2026, 16.21
Share
IMG 3567 696x463 1
SHARE

TERAS7.COM – Sampah plastik yang selama ini kerap dipandang sebagai limbah ternyata dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat. Inovasi tersebut diperkenalkan Mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kelompok 19 AKSARA bersama siswi SMKS Kodeco Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

Melalui kegiatan yang digelar Senin (3/8/2026), mahasiswa dan 34 siswi kelas XI mempraktikkan pembuatan pot tanaman berbahan ecobrick di ruang praktik Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran.

Kegiatan diawali dengan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Para mahasiswa kemudian memberikan demonstrasi cara memasukkan dan memadatkan sampah plastik ke dalam botol hingga menghasilkan ecobrick yang siap dimanfaatkan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa sampah plastik bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat. Setelah edukasi, kami lanjutkan dengan praktik pembuatan pot tanaman dari ecobrick,” ujar Nurhikmah, mahasiswa Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ULM.

Dalam praktik tersebut, delapan botol plastik berukuran 600 mililiter yang telah dipadatkan digunakan untuk membuat satu pot tanaman dengan berat sekitar 1,6 kilogram.

Baca juga :

Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030

Perluas Akses Pendidikan, MUI Barito Kuala Gandeng ULM Jalankan Program Satu Desa Satu Sarjana

WOW! Lewati Target, ULM Kini Peringkat 76 di Indonesia pada UI GreenMetric 2026

Botol-botol ecobrick disusun secara melingkar, kemudian bagian dasarnya dilubangi untuk memasukkan rangka kawat. Agar susunan lebih kokoh, botol direkatkan menggunakan kabel ties. Sementara bagian dalam pot dilapisi plastik sebagai wadah media tanam.

Empat siswi juga diberi kesempatan mengikuti demonstrasi secara langsung dengan didampingi mahasiswa KKN. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme dari para peserta, terutama karena menjadi pengalaman pertama mereka mengolah sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Ketua Kelompok 19 AKSARA, Ahmad Fadhil Azhim, mengatakan praktik pembuatan ecobrick tersebut merupakan bagian dari program kerja kelompok untuk memperkenalkan pengelolaan sampah dengan cara sederhana, kreatif, dan mudah diterapkan.

“Melalui ecobrick, kami ingin siswa melihat bahwa sampah plastik masih bisa dimanfaatkan menjadi barang yang memiliki fungsi,” katanya.

Hasil praktik berupa pot tanaman kemudian langsung dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk ditempatkan di ruang kelas. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hasil dari kegiatan praktik, tetapi juga menjadi contoh nyata bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan mulai dari lingkungan sekolah.

Kelompok 19 AKSARA KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM di Desa Gunung Antasari beranggotakan mahasiswa lintas fakultas dan program studi. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu kekuatan kelompok dalam menjalankan program edukasi lingkungan sekaligus memperkenalkan inovasi sederhana dalam pengelolaan sampah plastik.

Para anggota kelompok berasal dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Kehutanan, Fakultas Teknik, serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ULM.

Melalui kegiatan ecobrick ini, mahasiswa KKN ULM tidak hanya mengajak pelajar memahami pentingnya memilah sampah, tetapi juga mendorong mereka melihat sampah plastik dari perspektif berbeda, yakni sebagai material yang masih dapat diolah dan dimanfaatkan kembali.

Edukasi semacam ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pengelolaan sampah sejak dini sekaligus mendorong munculnya kebiasaan ramah lingkungan di lingkungan sekolah maupun masyarakat Desa Gunung Antasari.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
WhatsApp Image 2026 09 05 at 09.32.47 1024x575 1
Bupati Tanah Bumbu Minta Pejabat Pengawas Pangkas Proses Kerja yang Berbelit
7 September 2026, 16.35

You Might Also Like

Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030

Perluas Akses Pendidikan, MUI Barito Kuala Gandeng ULM Jalankan Program Satu Desa Satu Sarjana

WOW! Lewati Target, ULM Kini Peringkat 76 di Indonesia pada UI GreenMetric 2026

Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana

Teratas di Kalsel, ULM Posisi 38 Nasional RIS 2026

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?