TERAS7.COM – Potensi peternakan dinilai dapat dikembangkan lebih jauh sebagai bagian dari sektor agrowisata di Kabupaten Balangan.
Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Supianor, melihat peluang tersebut setelah pelaksanaan Kontes Kambing Se-Banua Enam di Desa Sumber Rejeki, Kecamatan Juai, yang mempertemukan puluhan peternak dari enam kabupaten.
Menurutnya, kegiatan peternakan tidak hanya memiliki nilai ekonomi bagi para pelaku usaha, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata apabila dikelola secara berkelanjutan.
“Kami dari DPRD sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kontes kambing seperti ini adalah bentuk nyata pemberdayaan peternak. Selain menjadi ajang silaturahmi antarpeternak se-Banua Enam, juga menjadi wadah edukasi untuk meningkatkan kualitas genetik dan nilai jual ternak,” ujar Supianor, Rabu (16/9/2026).
Supianor mengatakan kambing Peranakan Etawa (PE) dan Kaligesing memiliki nilai ekonomi yang tinggi, khususnya untuk kategori kontes. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu modal untuk mengembangkan kegiatan peternakan sekaligus wisata berbasis edukasi.
Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perkebunan untuk memperkuat pembinaan peternak, termasuk dalam hal akses bibit unggul dan peningkatan kualitas ternak.
Menurutnya, pengembangan agrowisata berbasis peternakan juga dapat diperkuat dengan kegiatan yang menghadirkan peternak dari berbagai daerah sehingga mampu menarik masyarakat dan pengunjung dari luar Balangan.
“Harapan kita, kegiatan ini jangan hanya sekali saja. Kalau bisa diagendakan setiap tahun dan skalanya diperbesar. Bahkan tidak hanya kambing, tapi juga kontes sapi dan ternak lainnya. Ini bisa menjadi ikon agrowisata baru untuk Balangan,” tambahnya.
Kontes Kambing Se-Banua Enam sendiri diikuti peserta dari Balangan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, dan Tabalong.
Bagi Supianor, potensi tersebut dapat terus dikembangkan sehingga peternakan tidak hanya menjadi aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan wisata bagi daerah.
Pengembangan secara berkelanjutan diharapkan dapat membuka ruang promosi bagi peternak sekaligus memperkenalkan potensi peternakan Balangan kepada masyarakat yang lebih luas.