Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Dukung PJJ Akibat Kabut Asap, Saiful Arif: Kesehatan Siswa Lebih Penting
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Dukung PJJ Akibat Kabut Asap, Saiful Arif: Kesehatan Siswa Lebih Penting

Muhammad Ihsan
Muhammad Ihsan 28 September 2026, 22.24
Share
IMG 20260928 WA0009
Wakil Ketua DPRD Balangan Saiful Arif. (foto: ist)
SHARE

TERAS7.COM – Keselamatan peserta didik menjadi perhatian utama di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Balangan. Kebijakan sejumlah sekolah mengalihkan kegiatan belajar mengajar dari tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pun mendapat dukungan dari legislatif.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, menilai keputusan sekolah bersama Dinas Pendidikan setempat untuk menerapkan PJJ merupakan langkah preventif yang tepat guna melindungi siswa dari risiko gangguan kesehatan, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Kami sangat mendukung tindakan cepat kepala sekolah dan Dinas Pendidikan yang menerapkan PJJ. Ini keputusan yang tepat. Jangan sampai anak-anak kita terpapar ISPA karena asap. Kesehatan siswa lebih penting daripada memaksakan kehadiran di kelas,” tegas Saiful Arif, Senin (21/9/2026).

Menurut Saiful, penyesuaian metode pembelajaran diperlukan selama paparan kabut asap masih mengganggu aktivitas masyarakat, terutama anak-anak yang rentan terhadap dampak penurunan kualitas udara.

Politikus Partai Demokrat tersebut mengatakan, persoalan ini juga menjadi bagian dari aspirasi masyarakat yang diserap melalui program SAPU AMAS (Sambangi dan Pungut Aspirasi Masyarakat) yang rutin dilaksanakannya. Berbagai masukan dari lingkungan pendidikan menunjukkan perlunya langkah antisipatif agar proses belajar tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan siswa.

Baca juga :

Pasar Paringin Sepi Pembeli, Dewan Minta Pemkab Balangan Perhatikan Nasib Pedagang

Kabut Asap Makin Mengganggu, Dewan Balangan Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar

Kabut Asap Bikin Kualitas Udara di Balangan Menurun, Lindawati Ingatkan Warga Gunakan Masker

Untuk itu, Saiful meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan memberikan panduan dan arahan yang jelas kepada seluruh satuan pendidikan, baik jenjang SD maupun SMP, mengenai mekanisme pelaksanaan PJJ.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan data kualitas udara dari instansi berwenang, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, sebagai dasar dalam menentukan kebijakan pembelajaran.

“Jika indeks pencemaran udara sudah tidak sehat, jangan ragu untuk PJJ. Guru bisa memanfaatkan pembelajaran daring. Ini juga untuk melindungi guru dan tenaga kependidikan,” ujarnya.

Selain mendorong penerapan PJJ, Saiful mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak selama berada di rumah. Aktivitas di luar ruangan perlu dibatasi, sementara penggunaan masker harus menjadi perhatian apabila anak terpaksa beraktivitas di luar.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Balangan bersama seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi sumber utama kabut asap.

Menurutnya, penanganan yang cepat dan terpadu diperlukan agar kualitas udara segera membaik sehingga kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dapat kembali berlangsung normal seperti sedia kala.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
1 1
Gercep! Wali Kota Lisa Perintahkan Dinas Segera Perbaiki Lantai Pasar Bauntung: Jangan Nunggu Sepi
5 September 2026, 11.26
IMG 20260903 110832
Pedagang Keluhkan Pasar Bauntung Becek, Lantai Dibongkar Hampir Dua Bulan Belum Diperbaiki
5 September 2026, 11.04
IMG 20260902 WA0007
Analisis Ekonomi Strategis dan Kedaulatan Nasional
2 September 2026, 13.03

You Might Also Like

Pasar Paringin Sepi Pembeli, Dewan Minta Pemkab Balangan Perhatikan Nasib Pedagang

Kabut Asap Makin Mengganggu, Dewan Balangan Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar

Kabut Asap Bikin Kualitas Udara di Balangan Menurun, Lindawati Ingatkan Warga Gunakan Masker

Pasar Paringin Sepi, DPRD Balangan Dorong Pembentukan Satgas Cari Solusi

Sekwan DPRD Banjar Kenalkan SIAM di Mataraman, Desa dan Kecamatan Didorong Aktif Himpun Aspirasi

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?