TERAS7.COM – Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari, meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengecek kembali dokumen perencanaan drainase di Jalan Trikora, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin.
Permintaan itu disampaikan setelah Emi bersama Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan meninjau sejumlah titik drainase di Jalan Trikora, Kamis (01/10/2026).
Dari peninjauan tersebut, ditemukan sejumlah bagian drainase mengalami kerusakan, mulai dari retak hingga berlubang.
Emi mengatakan pengecekan perlu dilakukan untuk memastikan kondisi pembangunan di lapangan sesuai dengan dokumen perencanaan. Terlebih, drainase tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan.
“Perlu dilihat kembali dokumen perencanaannya dengan kondisi pembangunan yang ada di lapangan. Apalagi ini masih dalam masa pemeliharaan,” katanya.
Menurut Emi, pemeriksaan juga diperlukan untuk mengetahui penyebab kerusakan. Perlu dipastikan apakah konstruksi drainase tidak mampu menahan beban kendaraan berat atau terdapat ketidaksesuaian antara pembangunan di lapangan dengan dokumen perencanaan.
“Ini menjadi catatan kita. Karena memang Jalan Trikora ini lintasan armada-armada besar, sehingga drainasenya harus memiliki kekuatan yang memadai untuk menopang kendaraan dengan beban berat,” ujar Emi.
Ia meminta bagian drainase yang rusak segera diperkuat atau diganti dengan konstruksi yang lebih kuat sebagai penanganan jangka pendek.
Selain itu, Emi meminta Dinas PU memasang rambu larangan parkir di sejumlah titik yang dinilai rawan. Menurutnya, kendaraan bertonase besar yang berhenti di atas drainase juga perlu diantisipasi.
“Kalau ada titik yang memang rawan, perlu dipasang rambu. Tapi di sisi lain, kalau memang ada tempat persinggahan, tentunya harus disiapkan area parkir khusus. Ini perlu dikoordinasikan di lapangan,” ujarnya.
Adapun titik yang menjadi perhatian berada di sepanjang ruas drainase mulai dari Simpang Empat Karang Jawa hingga Simpang Empat Berlina.
Emi meminta hasil pengecekan tersebut menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan drainase agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.