TERAS7.COM – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin mengusulkan pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) dipadukan dengan Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN).
Usulan tersebut disampaikan Muhidin usai Penandatanganan MoU Bantuan Keuangan Pembentukan Komponen Cadangan antara Gubernur Kalimantan Selatan dengan Bupati/Wali Kota se-Kalimantan Selatan di Aula Hasan Basri Rindam XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru, Senin (02/11/2026).
Menurut Muhidin, penggabungan kedua program tersebut dapat mendorong lebih banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti pelatihan Komcad, khususnya mereka yang ingin mengembangkan karier dan menduduki jabatan lebih tinggi.
“Jadi, ASN Eselon 3, 3B atau 3A yang ingin naik tingkat ke Eselon 2, kalau ini digabung dengan PKN, harus mengikuti Komcad,” ujar Muhidin.
Ia menjelaskan, penggabungan kedua program itu memberikan dua manfaat bagi ASN. PKN untuk memenuhi persyaratan pendidikan kepemimpinan, sedangkan Komcad untuk melatih kedisiplinan.
“Jadi, ada dua manfaatnya, PKN untuk memenuhi persyaratan pendidikan dan Komcad untuk melatih kedisiplinan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Muhidin menyebut sudah ada surat antara Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) terkait rencana tersebut. Namun, surat itu belum diedarkan atau disampaikan kepada para kepala daerah.
“Sudah ada suratnya antara LAN dengan Kemenhan, cuma belum diedarkan atau disampaikan kepada kepala daerah. Saya minta kepada Menteri Pertahanan agar ini diedarkan kepada kepala daerah se-Indonesia,” katanya.
Ia berharap rencana tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kesepakatan bersama yang melibatkan Kementerian Dalam Negeri, LAN, dan Kemenhan.
“Kalau ini disepakati, banyak ASN yang bisa ikut. Termasuk Eselon 4 yang ingin naik ke Eselon 3B,” pungkasnya.