TERAS7.COM – Pasar Cempaka yang dibangun pada akhir tahun 2017 lalu, sempat terkendala masalah teknis administrasi. Kini, pembangunan pasar yang merupakan tanggung jawab Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Banjarbaru ini akan kembali dilakukan pembangunan tambahan.
Hal demikian disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, H. Said Abdullah pada saat pertemuan bersama awak media yang bertugas di Kota Banjarbaru di Aula Trisakti Pemko Banjarbaru, Selasa (10/9).
“Sejak awal, pembangunan Pasar Cempaka merupakan program dari Menteri perdagangan Republik Indonesia yang memiliki anggaran lelang sebesar 4,7 miliar,” kata Said Abdullah.
Said Abdullah mengakui, bahwa proses pembangunan Pasar Cempaka memang mengalami keterlambatan, dikarenakan pada awalnya lahan pembangunan pasar merupakan lahan milik koperasi. Seharusnya lahan pembangunan pasar harus milik Pemerintah Kota Banjarbaru.
“Nah, mulai waktu itulah kita sudah mengalami keterlambatan karena harus mencari lahan pasar yang harus dibangun di tanah milik Pemko Banjarbaru,” terangnya.
Terkait sulitnya awak media mencari informasi terhadap pembangunan Pasar Cempaka yang hingga kini belum juga beroperasi juga menjadi perhatian Sekdakot Banjarbaru. Di mana saat awak media mengejar informasi tentang perkembangannya, Kadisperindag Kota Banjarbaru, M. Abdul Basit sangat sulit dikonfirmasi.

Dengan demikian, Sekdakot Banjarbaru, Said Abdullah menjamin bahwa informasi terkait pembangunan Pasar Cempaka boleh dipertanykan kepadanya secara langsung, sehingga wartawan akan lebih mudah mendapatkan informasi.
“Kalau ada masalah yang terkait dengan pembangunan Pasar Cempaka konfirmasi saja langsung kepada saya,” ujarnya.
Hingga saat ini Pasar Cempaka masih belum bisa dioperasikan karena belum dilakukan penyerahan aset oleh Kementerian kepada pemerintah Kota Banjarbaru, bukan karena pembangunannya mangkrak.
Selain itu, Said Abdullah juga menerangkan, bahwa saat ini Pasar Cempaka akan segera dilakukan penambahan slot dan vaping di dalamnya. “Sekarang sudah dilakukan lelang dengan anggaran 1,3 Miliar untuk membangun slot di dalam bangunan pasar Cempaka” kata Said Abdullah.
Diperkirakan lelang akan selesai pada bulan September dan langsung mulai dikerjakan pada bulan ini juga. “Mudah-mudahan tidak ada kendala dan bulan Desember 2019 nanti pasar Cempaka akan segera beroperasi,” tutupnya.