Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Disdik Kabupaten Banjar Rencanakan Buka 2 Sekolah?
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Disdik Kabupaten Banjar Rencanakan Buka 2 Sekolah?

Rizki Saputera
Rizki Saputera 3 November 2020, 19.09
Share
IMG 20201103 WA0025
SHARE

TERAS7.COM – Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Kabupaten Banjar saat ini sudah memasuki zona kuning setelah sebelumnya keluar dari status merah dan menjadi oranye.

Hal ini membuat Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar berencana untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka di semester genap pada awal tahun 2021, sehingga Kepala sekolah tingkat SD hingga SMP bahkan sudah disosialisasikan terkait pembelajaran tatap muka.

Ada 2 sekolah yang rencananya akan kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka dan ditunjuk menjadi percontohan penerapan protokol kesehatan di sekolah, yaitu SMPN 1 Martapura Barat dan SDN Penggalaman 2.

Plt Kadisdik Kabupaten Banjar, HG Ikhwansyah pada Senin (2/11) mengungkapkan sekolah di Kabupaten Banjar sudah siap dibuka karena sarana dan prasarana sekolah sudah siap, selain karena keinginan sebagian besar orang tua menginginkan agar segera dilakukan pembelajaran tatap kembali.

“Namun pada semester genap nanti tak semua sekolah boleh melakukan pembelajaran tatap muka. Hanya sekolah yang berada di zona kuning dan hijau yang dibolehkan melakukan pembelajaran tatap muka. Zona ini ditentukan oleh gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Banjar per kelurahan dan desa. Sehingga jika Sekolah berada di zona oranye maka tidak direkomendasikan untuk melakukan pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

Ikhwan mengungkapkan selain persyaratan zona, sekolah juga harus memenuhi check list persyaratan terdiri dari kesiapan pembelajaran, sarana prasarana dan kurikulum, juga persetujuan orang tua siswa dan kepala desa atau lurah setempat.

Ikhwan menambahkan waktu 2 bulan ini adalah waktu yang cukup untuk sekolah mempersiapkan diri untuk melengkapi sarana prasarana pembelajaran tatap muka.

“Semakin cepat sekolah melakukan persiapan maka semakin baik, waktunya tinggal dua bulan lagi,” ucapnya.

Meski begitu ia minta sekolah tak memaksakan siswa dan orangtua siswa, sehingga jika ada siswa yang tak berkenan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka, maka guru juga harus memberikan pembelajaran secara jarak jauh seperti saat ini.

“Sistemnya nanti sekolah yang membuat, yang penting tidak boleh ada yang terpaksa dan semua siswa mendapatkan pembelajaran,” pungkasnya.

IMG 20201103 WA0026

Rencana ini pun mendapat apresiasi dari Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjar, Ahmad Sarwani yang berharap pemerintah mengutamakan membuka kembali sekolah-sekolah yang ada di kawasan zona hijau.

“Kami akan memberikan support rencana dari Dinas Pendidikan tersebut. Kita menyarankan agar mencontoh pesantren yang lebih dulu melakukan kegiatan belajar tatap muka, misalnya dalam sebuah kelas ada 50 siswa, maka dapat dibagi setiap harinya, kalau hari ini dari absen nomor 1-25, besoknya yang turun dari absen nomor 26-50,” ujarnya.

Meskipun masih dalam kondisi seperti ini, Sarwani mengatakan bahwa hak anak dalam mendapatkan pembelajaran harus diutamakan.

“Yang penting dalam prakteknya nanti selalu menerapkan protokol kesehatan,” pesan politisi Nasdem ini.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0

Populer Bulan Ini

Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

Perkuat Kesiapsiagaan Wilayah, Kecamatan Beruntung Baru Gelar Bimtek dan Pelatihan Satlinmas

20 SMA di Kalsel Kebanjiran, Galuh Tantri: Perbaikan Sekolah Terdampak Prioritas Kami di 2026

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?