TERAS7.COM – Banjir besar yang melanda wilayah Kabupaten Banjar dan sekitarnya, mengakibatkan kerugian dibidang peternakan dan perkebunan hampir mencapai 15 miliar rupiah.
Disampaikan oleh Dondit Bekti Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar, dari pendataan yang dilakukan, baik bidang peternakan maupun perkebunan Kabupaten Banjar, akibat dampak banjir mengalami kerugian luar biasa.
Untuk peternakan ada 307 ekor Sapi dan 83 ekor Kambing dievakuasi, 19.570 ekor Bebek dan 4.703 ekor Ayam mati serta 2.500 ekor putuh, dengan kerugian materi mencapai Rp. 1.678.135.000.
Adapun untuk peternakan ini tersebar di beberapa desa, diantaranya untuk ternak sapi itu di Desa Labuan Tabu, Bincau, Abumbun Jaya, Simpang Tiga dan Mangkalawat, sedangkan untuk Kambing dari Desa Jawa,” ujarnya kepada teras7.com, pada Selasa (26/01).
Sementara itu lanjut Dondit, bidang perkebunan yang terdampak banjir di Kabupaten Banjar diantaranya, perkebunan Sawit 3.665,15 Hektar, Karet 3.044 Hektar, Kelapa 528 Hektar dan Kopi 296 Hektar, kerugian mencapai Rp. 13.320.000.000.
“Jadi, dari totalan kerugian bidang peternakan dan perkebunan Kabupaten Banjar yang disebabkan oleh musibah banjir per tanggal 26 Januari 2021 hari ini, ibu sebesar Empat Belas Miliar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Delapan Juta Seratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah (Rp. 14.998.135.000),” pungkasnya.