Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pandemi Covid-19 Masih Belum Usai, Ujian Nasional Ditiadakan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pandemi Covid-19 Masih Belum Usai, Ujian Nasional Ditiadakan

Rizki Saputera
Rizki Saputera 9 Maret 2021, 14.45
Share
Ilustrasi ujian nasional. Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan pada tahun 2021 ditiadakan akibat pandemi Covid 19 yang belum usai
Ilustrasi ujian nasional. Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan pada tahun 2021 ditiadakan akibat pandemi Covid-19 yang belum usai
SHARE

TERAS7.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengeluarkan kebijakan baru melalui surat edaran Kemendikbud menyatakan peniadaan Ujian Nasional (UN) di seluruh wilayah di Indonesia akibat masih maraknya penyebaran Covid-19.

Surat Edaran yang ditandatangani Mendikbud RI, Nadiem Makarim pada 1 Februari 2021 tersebut ditujukan kepada Gubernur, Bupati, dan Wali Kota di seluruh Indonesia.

Dalam Surat Edaran Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021 itu tercantum keputusan meniadakan UN dan ujian kesetaraan karena penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat sehingga perlu dilakukan langkah responsif yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan lahir dan batin peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.

Saat dikonfirmasi perihal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjar melalui Kabid Pembinaan SMP Liana Penny, membenarkan adanya peniadaan UN dan ujian kesetaraan tahun 2021 dari Kemendikbud.

Kepala Dinas Pendidikan Disdik Kabupaten Banjar melalui Kepala Bidang Kabid SMP Liana Penny membenarkan ujian nasional dan ujian kesetaraan tahun 2021 ditiadakan
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melalui Kepala Bidang (Kabid) SMP, Liana Penny membenarkan ujian nasional dan ujian kesetaraan tahun 2021 ditiadakan

Liana mengatakan dengan ditiadakannya UN dan ujian kesetaraan, maka UN dan ujian kesetaraan tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Baca juga :

Anggota DPRD Banjar Husain: “Rekonstruksi SDN 1 Sungkai dilaksanakan Tahun Ini Juga”

Disdik Banjar Akan Renovasi Bangunan SDN 1 Sungkai

Komisi IV DPRD Banjar Pertanyakan Realisasi DPA, APBD dan DAK Disdik Banjar

“Untuk ketentuan kelulusan sekolah yang berada di Kabupaten Banjar ini bisa dilaksanakan dalam bentuk portofolio, penugasan, tes luring atau daring atau bentuk kegiatan penilaian lain yang ditetapkan oleh satuan Pendidikan,” bebernya.

Untuk Sekolah Dasar (SD) lanjut Liana akan ada ujian tertulis yang nantinya akan dibagikan dan dikoordinir oleh Bidang Pembinaan SD dan juga koordintaor wilayah.

“Selama masa pandemi Covid-19, untuk penilaian kepada peserta didik masih seperti yang telah dilaksanakan. Kalau nanti sudah melakukan pembelajaran tatap muka kembali. Kita akan menggunakan kurikulum yang ada dan penilaiannya normal Kembali,” sebut Liana.

Untuk tahun ajaran baru 2021/2022 nanti, sesuai dengan kebijakan Kemendikbud RI, diharapkan akan dimulai pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

“Akan tetapi, kita kembali kepada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat bahwa pemberian kewenangan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka tergantung kepada pemerintah daerah,” jawabnya.

Liana menyebutkan pihaknya juga akan mempersiapkan dan mengajukan izin kepada Satgas Covid-19 serta meminta pada pemerintah daerah agar tenaga pendidik diprioritaskan dalam mendapatkan Vaksinasi Covid-19.

“Sehingga dengan sudahnya di suntik Vaksin Covid-19, tenaga pendidik lebih siap dalam melakukan pembelajaran tatap muka,” ungkapnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Anggota DPRD Banjar Husain: “Rekonstruksi SDN 1 Sungkai dilaksanakan Tahun Ini Juga”

Disdik Banjar Akan Renovasi Bangunan SDN 1 Sungkai

Komisi IV DPRD Banjar Pertanyakan Realisasi DPA, APBD dan DAK Disdik Banjar

Disdik Kabupaten Banjar Dukung Keberlanjutan Merdeka Belajar Episode 25

Kontraktor Pekerjaan Bangunan Sekolah di Karang Intan Tidak Kompeten, Antung Aman: Aneh, Kenapa Diberi Proyek?

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?