TERAS7.COM – Panen perdana dan peresmian kebun kelulut Sangatta milik Kelompok Tani Trigona Riborn, yang merupakan program CSR Pertamina EP Sangatta Field, di Jl Pertamina kilometer 4 Desa Sangatta Selatan dihadiri oleh Bupati Kutai Timur H Ardiansyah Sulaiman didampingi Sangatta Field Manager, Hanif Setiawa. Kebun kelulut Sangatta sebagai Wisata Agrosilvopastura tersebut ditandai dengan penandatangan prasasti, panen madu kelulut dan pengguntingan pita dipintu masuk oleh Bupati.
Ardiansyah dalam sambutanya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Pertamina EP Sangatta Filed yang telah membina kelompok tani Trigona Riborn dalam membudidayakan madu kelulut.
Dirinya berharap, peternak madu kelulut yang dibina, kedepan bisa berkembang dengan baik, dan emudian bisa mandiri. Serta manjadikan tempat itu sebagai wisata edukasi bagi masyarakat Kutim yang ingin belajar budidaya madu kelulut.
“Ada sekitar 150 koloni (madu kelulut) bahkan mampu untuk memecah koloni lagi. Mudah-mudahan ini bisa mendukung ekonomi kreatif masyarakat, sebagai program pemberdayaan masyarakat dan ini untuk kesehatan sangat bagus,” ucap Ardiansyah.
Program pengembangan budidaya madu kelulut yang diketahui memiliki banyak manfaat itu, tidak berhenti hanya kelompok tani itu saja, namun Ardiansyah berharap budidaya madu kelulut juga dapat dikembangkan dikelompok lainnya.
“Sangatta Selatan diharapkan menjadi sentral penjualan madu kelulut. Pangsa pasar dimanapun harus bisa memenuhinya. Karena yang saya ketahui madu ini kelulut sudah tersebar kemana-mana, seantero Indonesia sehingga ini bisa dipasarkan kemana-mana,” ujarnya.
Di lain kesempatan Sangatta Field Maneger Hanif Setiawan mengatakan kebun kelulut itu prospek cukup bagus. Sehingga nantinya sekaligus bisa menjadi sarana untuk wisata, termasuk menjadi sarana edukasi.
“Siapa pun yang ingin belajar budidaya kelulut, tempat ini bisa menjadi referensi untuk pengembangan kelulut. Tujuan yang ingin dicapai adalah memberdayakan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” ucap Hanif.