TERAS7.COM – Masyarakat adalah salah satu unsur yang ada di dalam sebuah negara. Negara akan menjadi baik jika masyarakat memahami perannya. Salah satu peran yang harus di lakukan oleh masyarakat adalah mencegah munculnya radikalisme, terorisme dan intoleransi yang ada di Indonesia terutama di daerah kita sendiri. Itulah sedikit awalan yang disampaikan oleh Moderator dalam acaea webinar yang diselenggarakan oleh PC. PMII Kutai Timur.
Dalam rangka memperingati Harlah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang ke-61, Pengurus Cabang (PC) PMII Kutai Timur menyelenggarakan webinar keislaman.
Webinar yang mengambil tema “Peran Masyarakat dan Pemuda dalam Mencegah Radikalisme, Terorisme dan Intoleransi di Kutai Timur” tersebut diselenggarakan melalui zoom meeting pada Minggu (18/4/2021).
Pemateri dalam webinar yakni Kepala Kementrian Agama Kutai Timur, Drs. H. Nasrun, MH, Pakar Terorisme/pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan dan Kapolres AKBP Welly Djatmoko, S.H.,M.Si. Namun dikarenakan suatu hal Kapolres tidak hadir dan digantikan oleh Wawan Aldomoro, SH. S.IK. Kegiatan sendiri dimoderatori oleh Ketua III Bidang Keagamaan PC PMII Kutim, Muhammad Gustian.
Irwansyah, Ketua Umum PC PMII Kutim dalam sambutanya menyampaikan latar belakang diadakanya kegiatan webinar tersebut yaitu dengan maraknya kejadian terorisme yang terjadi belakangan ini.
“Berangkat dari beberapa fenomena yang belakangan terjadi di Indonesia. Dan kita ketahui ada ledakan bom dan lain sebagainya. Untuk itu ini perlu disikapi dengan baik,” paparnya.
Ia juga mengimbau agar peserta mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dan bisa mengambil ilmu dari pemaparan para narasumber.
“Dari seni semoga kita bisa mencegah atau mengidentifikasi sedini mungkin. Agar bisa dicegah niat untuk mengebom ataupun bersikap radikal yang bisa membuat bertindak inkonstitusional,” terangnya.