TERAS7.COM – Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2021, dalam Rangka Penyusunan RKP 2022 yang mengusung tema Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural, dilaksanakan secara virtual. Gubernur Kaltim H Isran Noor didampingi Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati dan Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal, mengikuti dari Hotel Novotel Balikpapan. (4/5/2021)
Musrenbangnas 2021, secara resmi dibuka Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, didampingi Wakil Presiden RI Mar’uf Amin dan jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju melalui video conference dari Istana Negara Jakarta.
Presiden Joko Widodo mengatakan sekarang ini diperlukan sinergitas kekuatan bangsa untuk memecahkan masalah kesehatan dan perekonomian.
“Selain itu, disiplin protokol kesehatan, testing, trecing, treatment dan vaksinasi membutuhkan dukungan seluruh komponen bangsa dari pusat sampai daerah,” kata Joko Widodo.
Jokowi menambahkan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir semakin tidak bisa dihindarkan, ketika pelayanan pemerintahan, pendidikan dan bisnis ritel tidak bisa secara luring dan berubah cepat secara daring/menggunakan instrumen online.
“Ketika kita butih data cepat dan akurat maupun data yang terintegrasi, yang kita butuhkan adalah teknologi digital,” tandas Jokowi.
Dalam kesempatan lain Gubernur Kaltim H Isran Noor mengatakan Musrenbangnas 2021 merupakan forum koordinasi antar kementerian/lembaga, serta antara pusat dan daerah untuk mewujudkan sinergi perencanaan pembangunan dengan keluaran RKP 2022.
Musrenbangnas 2021 merupakan pertemuan rutin yang dilakukan, dan sebelumnya di masing-masing provinsi sudah dibahas melalui Bappenas mengenai program skala prioritas termasuk pembiayaannya.
“Pada prinsipnya pemerintah provinsi siap menyukseskan program pembangunan yang difokuskan pemerintah pusat selama lima tahun kedepan,” tandas Isran Noor.
Sebelumnya Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikam Arah Kebijakan Nasional dslam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah tahun 2022. Disusul Menkeu Sri Mulyani menyampaikan Arah Kebijakan Fiskal tahun 2022. Dan Mendagri Tito Karnavian menyampakain kebijakan kepada seluruh kepala daerah se Indonesia.