TERAS7.COM – Dalam rangka meningkatkan sinergitas dengan Potensi SAR dalam penanganan bencana atau musibah yang terjadi di Kabupaten Tabalong. Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin menggelar rapat koordinasi (Rakor) dan latihan SAR daerah (Latsarda).
Bupati Tabalong H. Anang Syakhfiani, mengungkapkan, bahwa kegiatan rakoor ini si pandang penting sebagai salah satu bentuk kesiapan kita untuk menghadapi berbagai jenis bencana, termasuk bagaimana Kantor Basarnas Banjarmasin menyiapkan Sumber Daya Manusianya.
“Saya melihat bahwa Basarnas Banjarmasin sudah jauh berpikir kedepan, karena kita bisa membayangkan bagaimana situasi 5 tahun kedepan bila Ibu Kota Negara sudah pindah ke Kabupaten Panajam Paser Utara, sementara dari sisi SDM kita di Tabalong belum siap dalam rangka kegiatan pencarian dan pertolongan atau dalam kegiatan SAR,,” ujarnya saat pembukaan di Pendopo Bersinar Tanjung. Selasa, (27/8/2021).
Bupati Anang juga menyampaikan, bahwa bencana alam bisa terjadi kapan saja, terlebih sebagaimana kita ketahui seluruh wilayah di daerah kita ini rawan bencana.
Seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, tanah longsor baik di wilatah selatan maupun wilayah utara, termasuk pula adanya rekam kejadian bencana air bah yang pernah terjadi di Kabupaten Tabalong.
“Oleh karena itu perlu dilakukan langkah untuk meminimalkan potensi bencana alam di daerah ini melalui salah satunya peningkatan SDM para personel dari instansi terkait maupun organisasi SAR yang ada di wilayah Kabupaten Tabalong,” sampainya.
Melalui rakor ini Ia berharap, dapat dihasilkan konsep penanganan pasca bencana termasuk kualitas SDM dan yang lebih penting lagi semangat dan kesadaran untuk melaksanakan kegiatan kemanusiaan ini.
Terpisah, Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, Slamet Riyadi, adanya rakor ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dan koordinasi dalam pelayanan kepada masyarakat khususnya di kabupaten Tabalong.
Kegiatan rakor juga melibatkan semua instansi potensi SAR, baik itu TNI, POLRI maupun instansi terkait lainnya seperti Dinas Kesehatan, organisasi kemasyarakatan dan pihak-pihak perusahaan yang ada.
“Jadi, kita perlu mensinergikan, dan berkolaborasi dalam tugas-tugas kemanusiaan,” terangnya.
Di Samping itu ada kegiatan latsarda yang berkaitan dengan penanganan khusus seperti insiden dijalan raya, latihan SAR daerah rencanananya akan dilaksanakan pada tanggal 29 mendatang.
Sementara dalam rakor Basarnas memberikan materi-materi yang bersifat substantif, dan dari TNI/Polri serta dari BPBD Tabalong juga akan memberikan materi sesuai fungsi dan peran masing-masing instansi terkait.
“Untuk rakor SAR yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Tabalong, mengingat, karena Tabalong isensial sekali dan kami perlu juga memperkenalkan keberadaan SAR kepada mayarakat,” jelasnya.
Untuk ke depannya, karena kita diapit dua Provinsi dan berbatasan langsung, baik dengan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, oleh karenanya kita perlu mengantisipasi apabila ada terjadi suatu bencana.
Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Tabalong, H. Mustafa mewakili masyarakat Tabalong dan Pemerintah daerah setempat menyampaikan ucapan terimakasih kepada Badan SAR Banjarmasin yang melaksanakan kegiatan rakor di Tabalong.
“Kami sangat membuka diri sekali kalau ada suatu saat nantinya ataupun kegiatan yang dilaksanakan oleh Basarnas kami sangat terbantu dengan hal apa dan lain-lainnya dan sekali lagi terima kasih,” tukasnya.