Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Kabupaten Banjar Kembali Laksanakan Refocusing Anggaran, Ini Tujuan Penggunaannya
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Kabupaten Banjar Kembali Laksanakan Refocusing Anggaran, Ini Tujuan Penggunaannya

Rizki Saputera
Rizki Saputera 24 Agustus 2021, 13.51
Share
Foto 1 Refocusing
Pemerintah Kabupaten Banjar kembali akan melaksanakan rasionalisasi dan refocusing anggaran tahun 2021 yang nantinya akan digunakan untuk penanggulangan Covid-19
SHARE

TERAS7.COM – Pandemi Covid-19 yang belum usai hingga sekarang membuat pemerintah pusat memutuskan agar pemerintah daerah melaksanakan kebijakan refocusing dalam pengelolaan anggaran.


Tak terkecuali Pemerintah Kabupaten Banjar yang akan melaksanakan refocusing pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan Tahun 2021.


Tujuan utama kebijakan refocusing anggaran ini sendiri untuk mengatasi Pandemi Covid 19, pemulihan ekonomi dan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan bertahap kepada masyarakat termasuk wilayah Kabupaten Banjar.


Bupati Banjar, Saidi Mansyur pada Senin (23/8/2021) mengungkapkan rencana pelaksanaan refocusing anggaran ini sudah mulai dijalankan.

Foto 2 Refocusing
Bupati Banjar, Saidi Mansyur mengaku merasa prihatin dengan adanya refocusing anggaran ini, karena membuat sebagian kegiatan pembangunan menjadi tertunda, namun mau tak mau harus dilaksanakan.


“Untuk detailnya ada pada dinas terkait, yang pasti terkait refocusing anggaran ini mau tak mau dan suka tak suka harus kita jalankan, misalnya seperti meniadakan perjalanan dinas dan belanja yang tak diperlukan,” bebernya.

Baca juga :

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Masuk Kios Warga di Martapura, Seekor Biawak Langsung Diamakan Petugas Damkar

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati Ajak Masyarakat Kabupaten Banjar Ambil Peran dalam Pembangunan


Refocusing anggaran ini lanjutnya membuat banyak kegiatan pembangunan yang dilakukan pemerintah tertunda, hal ini membuatnya prihatin.


“Tetapi kebijakan ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Banjar, namun setiap Daerah mengalami hal yang sama. Sehingga kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengatasi pandemi ini agar pandemi ini segera berakhir, dengan mensukseskan program vaksinasi, menjaga protokol kesehatan dengan memperhatikan 5M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas),” pesannya.


Refocusing anggaran ini sendiri dilakukan dengan rasionalisasi dan penyesuaian anggaran terhadap program kegiatan SKPD Pemerintah Kabupaten Banjar dan akan ditindaklanjuti melalui APBD Perubahan Tahun 2021. 


Kebijakan refocusing anggaran yang dilakukan oleh Pemkab Banjar sendiri mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 17/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 dalam Rangka Mendukung Penanganan Pandemi COVID-19 dan Dampaknya. 


Berdasarkan PMK tersebut, Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima Kabupaten Banjar dari pemerintah pusat mengalami pengurangan sebesar 22,4 miliar rupiah menjadi 674 miliar rupiah.


Sementara itu dari sisi pendapatan di APBD Tahun 2021, termasuk dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) Tahun 2020 mengalami penurunan pendapatan sebesar 74,9 miliar rupiah, disisi lain Kabupaten Banjar harus melakukan refocusing anggaran 8 persen dari DAU, minimal sebesar 53,9 miliar rupiah.


Sehingga total rasionalisasi dan refocusing anggaran yang harus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banjar menjadi sebesar 151 miliar rupiah, dimana 68 miliar rupiah diantaranya digunakan untuk penanganan Covid-19.


Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-litbang) Kabupaten Banjar, Galuh Tantri Narindra menambahkan rencana refocusing anggaran ini dipublikasikan agar masyarakat dan SKPD memahami tujuan hal tersebut.

Foto 3 Refocusing
Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar, Galuh Tantri Narinda mengungkapkan fokus utama refocusing anggaran ini sesuai instruksi pusat bertujuan utama untuk menyelesaikan permasalahan Covid-19


“Refocusing anggaran ini bukan hanya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar saja, tapi juga daerah lain, karena saat ini penanganan Covid-19 diutamakan dan menjadi kebijakan nasional agar segera bisa diselesaikan. Sementara pembangunan lainnya seperti infrastruktur harus dikurangi,” bebernya.


Galuh Tantri Narindra mengatakan dengan dipublikasikannya rencana refocusing anggaran ini, diharapkan masyarakat bisa mengerti dan paham kenapa beberapa kegiatan pembangunan harus ditunda agar bisa bahu membahu untuk menyelesaikan permasalahan Covid-19.


Terkait pos anggaran yang harus dipotong selain infrastruktur, hal-hal lain seperti perjalanan dinas, sosialisasi hingga bimtek di hotel dan sebagainya juga harus terkena pemotongan, namun bisa digantikan dengan pelaksanaan melalui virtual dan menggunakan fasilitas milik pemerintah sendiri seperti aula milik SKPD.


“Yang penting pencapaian target indikator di masing-masing SKPD bisa dicapai, walau secara kualitas sedikit dikurangi, yang penting hasilnya efektif dan efisien,” katanya.


Rencananya anggaran hasil rasionalisasi dan refocusing anggaran ini selain digunakan untuk penanganan Covid-19, nantinya juga akan digunakan untuk pemulihan ekonomi dan mencapai visi-misi Bupati-Wakil Bupati Banjar, seperti penyaluran modal usaha dengan bunga 0 persen.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

23af2781 1846 4430 a6f8 38bcdfcd3516
Mafia Tanah Dituntut Ringan Oleh Kejaksaan HSS?
19 Agustus 2026, 11.28
ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
IMG 20260828 WA0018
Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan
28 Agustus 2026, 11.11
IMG 20260828 WA0022 e1787888367224
Tak Peduli Asal Domisili, Lisa Halaby Tegaskan Pasien Kritis Wajib Ditolong: Nyawa Harus Diselamatkan!
28 Agustus 2026, 11.40
WhatsApp Image 2026 08 27 at 15.50.49 2
Andi Irmayani Tekankan Pentingnya Adab ke Siswa Sekolah Rakyat Tanah Bumbu
29 Agustus 2026, 09.32

You Might Also Like

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Masuk Kios Warga di Martapura, Seekor Biawak Langsung Diamakan Petugas Damkar

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati Ajak Masyarakat Kabupaten Banjar Ambil Peran dalam Pembangunan

Tepis Isu Full Day School, Disdik Kabupaten Banjar Tegaskan Sekolah Tetap 6 Hari

ULM Kunjungi Distan Banjar,Bahas Ekonomi Hijau Hingga Pasar Global

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?