Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Vaksinasi Secara Door To Door Dinilai Repot, Kadinkes Banjarbaru Beberkan Alasannya
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Vaksinasi Secara Door To Door Dinilai Repot, Kadinkes Banjarbaru Beberkan Alasannya

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 17 September 2021, 21.07
Share
20210917 154411 scaled
SHARE

TERAS7.COM – Serbuan vaksinasi terus digencarkan oleh pemerintah, baik melalui instansi ataupun lembaga pemerintahan di seluruh Indonesia, tak terkecuali Kalimantan Selatan.

Khusus Kota Banjarbaru, Sampai saat ini sedikitnya ada 110.706 dosis vaksin digunakan ke masyarakat dengan jumlah yang sama dari total penduduk yang mencapai 253.442 orang.

Seperti diketahui, masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin harus mendatangi pelaksaaan vaksinasi yang diadakan oleh sejumlah tempat kesehatan, dan instansti maupun lembaga pemerintah.

Lantas, mengapa pemerintah tidak melakukan vaksinasi secara door to door atau datang langsung dari rumah ke rumah agar memudahkan masyarakat yang ingin bervaksin ?

Saat dikonfirmasi perihal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru menjawab, bahwa jika dilakukan secara door to door, maka hal ini dinilai merepotkan, karena keterbatasan tenaga kesehatan yang dimiliki.

Baca juga :

Meski Capaian Vaksinasi 100 Persen, Layanan Besuk di Lapas Banjarbaru Masih Belum Diberlakukan

Hebat, Kakek Wito Berusia 93 Tahun Ikuti Vaksinasi di Banjarbaru

RSD Idaman 0 Pasien, Angka Covid-19 Kota Banjarbaru Nihil

“Perlu dipahami juga, kami tenaga kesehatannya juga terbatas. Coba bayangin kalau semua door to door akan repot tenaga kesehatan kami,” ujarnya. Jumat (17/9/2021).

Lanjutnya, hal tersebut akan memakan banyak waktu, karena tenaga kesehatan harus bergerak dari satu rumah ke rumah.

“Sehari perlu berapa jam dan dapat berapa orang, agak susah juga,” ucapnya.

Lebih jauh, ia membeberkan alasan mengapa vaksinasi tidak door to door. Karena menurutnya, Banjarbaru sendiri memiliki luas wilayah yang relatif kecil jika dibandingkan daerah lainnya di Kalimantan Selatan.

Seperti dilansir dari data Badan Pusat Statistika (BPS) Kota Banjarbaru, wilayah Kota Banjarbaru memliki besaran luas 377,94 Km² dengan 5 Kecamatan.

Selain itu, jalan di Kota Banjarbaru menurut Rizana terbilang bagus, dan pusat kesehatan juga ditempat yang tergolong strategis, sehingga mudah diakses oleh masyarakat, termasuk untuk melakukan vaksinasi.

“Coba kita bandingkan dengan daerah yang di luar misal daerah banua enam dan sebagainya agak susah, kalo kita Alhamdulillah luasnya juga tidak terlalu luas, kondisi jalan juga bagus, alhamdulillah aksesnya mudah dijangkau,” ucapnya.

“Dan pusat kesehatan semacam puskesmas dan lainnya letaknya di tempat-tempat strategis yang mudah dijangkau,” sambungnya.

Padahal, ia sendiri berharap vaksinasi dapat dilakukan di setiap RT, namun hal ini urung dilakukan karena keterbatasan tenaga kesehatan.

Selain itu, faktor pemicu lainnya seperti kekhawatiran akan rusaknya vaksin jika dilakukan dan disimpan ditempat yang terbuka, sehingga hal ini juga menjadi salah satu alasan kenapa door to door sulit dilakukan.

“Karena kalau di puskesmas, rumah sakit ada tempat penyimpanan lemari pendingin, sehingga vaksin itu aman, tapi kalau tempat terbuka kan kita bawa jalan-jalan, door to door atau tiap RT diangkut terkena matahari, kondisi panas juga. Nah takutnya rusak, jadi kan sia-sia nanti, dan juga berapa kerugian kita kalau vaksinya rusak,” jelasnya.

Kendati demikian, menurutnya tidak menutup kemungkinan jika nantinya akan dilakukan secara door to door, namun hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang memang tidak bisa menjangkau tempat pelaksaan vaksinasi.

“Ya tetapi tidak menutup kemungkinan bagi orang-orang yang mungkin tidak bisa menuju ke tempat vaksinasi, mereka tentunya akan kita datangi. Misalnya orang sakit, orangnya lumpuh atau kondisi tertentu, ini akan datangi, kita juga akan melakukan ini juga ya upaya-upaya ini,” ungkapnya.

Terkait pemerataan vaksinasi, ia mengatakan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin sesuai alokasi jumlah penduduk di tiap wilayah-wilayah yang ada di Kota Banjarbaru.

“Jadi alokasi juga menyesuaikan dengan proporsi yang ada, dengan jumlah penduduk yang ada di tiap-tiap wilayah tersebut,” tandasnya

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
1 Review 1 Review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19

You Might Also Like

Meski Capaian Vaksinasi 100 Persen, Layanan Besuk di Lapas Banjarbaru Masih Belum Diberlakukan

Hebat, Kakek Wito Berusia 93 Tahun Ikuti Vaksinasi di Banjarbaru

RSD Idaman 0 Pasien, Angka Covid-19 Kota Banjarbaru Nihil

Upayakan Capai Herd Immunity, Kota Banjarbaru Lakukan Percepatan Vaksinasi

Kasus Covid-19 Kota Banjarbaru Melandai, Pasien Sembuh Terus Naik

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?