TERAS7.COM – Kegiatan tentara Manunggal Rakyat Membangun Desa (TMMD) merupakan program unggulan TNI yang bekerjasama dengan Pemerintah baik pusat maupun Daerah. Bantuan yang diberikan TNI kepada Masyarakat mencakup segala bidang baik Fisik maupun Nonfisik.
Seperti halnya yang diberikan TNI Dalam membangun Desa Malilingin Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan. TNI dan Pemerintah memberikan bantuan fisik seperti jalan sepanjang 1,7 km, Rehab dua buah sarana ibadah.

Hal itu dikatakan Suyono Kades Malilingin ketika di wawancarai wartawan saat meninjau pengerjaan rehab mushola darusholihin Kamis, (1/10/18).
Lebih lanjut Suyono menyampaikan bahwa,dirinya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada TNI khususnya TNI jajaran Kodim 1003/Kandangan ,Dandim Kandangan Letkol Inf Suhardi Aji Sriwijayanto SE, Polres HSS,Yonif 621/Manuntung,Lanal Banjarmasin dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan .
Karena dengan adanya Kegiatan TMMD ini Desanya dapat menjadi lebih maju, sejahtera dan Religius.
“TMMD ini merupakan anugrah terindah bagi Masyarakat Desa Malilingin, “ungkap Suyono.
Pada kesempatan itu Kades malilingin juga menghimbau agar warga Masyarakat apabila kegiatan TMMD ini selesai dan apa yang telah dikerjakan ataupun diberikan TNI kepada Masyarakat telah selesai. Agar Masyarakat menjaga dan merawatnya agar tetap terjaga. Dan harus mempunyai rasa memiliki. “karena fasilitas ini dari kita untuk kita dan oleh kita , ” pungkasnya
Menurut Dandim Kandangan Letkol Inf Suhardi Aji Sriwijayanto SE, salah satu tujuan dilaksanakan TMMD ( TNI Manunggal Membangun Desa) adalah untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Oleh karena itu kita memakai sistem padat karya, yaitu melibatkan unsur masyarakat untuk membantu pembangunan daerah, bukan mengandalkan alat untuk bekerja, artinya bahwa perkerjaan yang dilaksanakan tidak hanya mengandalkan alat berat semata, ini juga dalam rangka mendekatkan prajurit dengan rakyat sambil bekerja dan merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat dapat terwujud,” cetusnya .
Diharapkan tambahnya, prajurit yang melaksanakan TMMD tidak hanya terfokus pada perbaikan sarana dan prasarana saja, tetapi jaga interaksi dengan masyarakat.
“Buatlah masyarakat merasa dekat dengan TNI, ciptakan suasana bahwa masyarakat merasa aman dan tenang dengan keberadaan TNI,” ucapnya.
Ia juga menghimbau, selama pelaksanaan TMMD, prajurit yang di lapangan untuk menjaga etika dan jaga perilaku, jangan sekali-kali melukai atau menyakiti hati rakyat dan kepada prajuritnya berprilaku yang baik selama pelaksanaan TMMD.
“Pembangunan desa adalah tanggung jawab bersama dan bukan hanya mengandalkan pemerintah saja. Masyarakat sadar bahwa kewajiban warga Negara adalah ikut berpartisipasi dan berperan aktif dalam pembangunan, jadi jangan hanya berpangku tangan menunggu bantuan,” tutupnya.