TERAS7.COM – Total sebanyak 75 usulan disampaikan pada Musrenbang penyusunan RKPD tahun 2023 Kabupaten Tabalong, Jumat, (18/2/2022), di Taman Edukasi Desa Harus, Kecamatan Muara Harus.
Pada Musrenbang yang dihadiri Wakil Bupati Tabalong H. Mawardi, anggota DORD Tabalong, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Tabalong, HM. Noor Rifani dan pejabat Kecamatan dan juga para Kades serta Ketua BPD.
Camat Muara Harus, Aditya Pulanugraha, menyampaikan, 75 usulan tersebut berasal dari Musrenbangdes 7 desa di wilayah Kecamatan Muara Harus, yakni Desa Harus, Madang, Manduin, Mantuil, Murung Karangan, Padangin dan Tantaringin.
“Ke 75 usulan tersebut terdiri dari 33 usulan bidang Infrastruktur, 26 bidang Pelayanan Publik dan16 usulan Pengembangan Ekonomi,” sampainya.
Camat Aditya juga menyampaikan, dari kesemua usulan tersebut, pihaknya membuat usulan skala super prioritas, di antaranya peninggian dan pengaspalan penghubung Desa Madang-Jirak di RT. 05 Madang.
Kemudian, pengaspalan jalan Desa Padangin RT. 02, RT. 04 dan RT. 05 sepanjang kurang lebih 1 Km dan pengaspalan jalan RT. 01-06 sepanjang 2 Km di Desa Tantaringin.
Selain itu, pengaspalan jalan di Desa Harus RT. 01-04 sepanjang kurang lebih 1,5 Km, pengaspalan jalan Desa Manduin RT. 01-04 sepanjang 2 Km yang saat ini banyak berlobang akibat banjir.
“Kami juga berharap dilakukan pengaspalan jalan di Desa Murung Karangan sepanjang 1,5 Km, pembuatan jembatan di RT. 02 sebagai penunjang jalan alternatif ke Masintan dan Banyu Tajun serta akses ke Makam Syekh Nafis dan perbaikan jembatan RT. 04 Desa Mantuil menghubungkan dengan Desa Banyu Tajun,” bebernya.
Sedangkan sejumlah usulan Desa selain yang super prioritas juga sejalan dengan hasil evaluasi indeks Desa membangun, yang mana menjadi bahan pedoman untuk mensupport penilaian Desa menjadi salah satu Besa yang mandiri di Kabupaten Tabalong.
“Semoga beberapa usulan yang disampaikan dapat diakomodir, mudahan apa yang dirumuskan dapat menjadi sinergi gerak bersama kita untuk menuju Kabupaten Tabalong Terdepan,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Tabalong, H. Mawardi pada kesempatan itu menyampaikan, sejak tahun 2020, saat mulai dilakukan refocusing bahkan tahun ini sangat menyedihkan bagi Kepala Desa, karena Dana Desa sudah dikunci dengan Perpres hanya 68 persen.
Yaitu, 40 persen untuk BLT dan 20 persen untuk ketahanan pangan, 8 persen untuk Covid -19.
“Tetapi kita patut bersyukur karena janji Allah SWT, apabila kita bersyukur pasti rejeki kita akan ditambah, semoga semua masalah ini cepat berlalu,” ucapnya.
Oleh karena itu, imbaunya, apa yang disampaikan dan apa yang sudah diusulkan harus super prioritas.
“Kita semua tentunya harus bersabar, mudah-mudahan di waktu yang akan datang bisa lebih baik, dan Covid-19 segera berakhir,” tandasnya.