TERAS7.COM – Kondisi kearsipan pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang berada di jalan Pangliman Batur Lingkungan Pementintah Kota Banjarbaru memang sangat memperihatin, terlihat ribuan berkas tertumpuk dalam ratusan kardur, memenuhi seluruh sisi kantor yang sesak, serta atap bangunan yang bocor tidak jarang membasahi tumpukan berkas bukti sejarah pembangunan banua.
Tidak terjaganya arsip yang ada, banyak juga arsip-arsip yang dimamah oleh rayap, kusam dan mudah sobek.
Menyikapi hal itu, pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melewati Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, melakukan upaya mendirikan banguan depo arsip baru yang lebih representatif dan aman, sebagai tempat penyimpanan arsip yang sudah tersimpan lebih dari 100 tahun.
Depo arsip baru sekarang berada di jalan Darma Praja Komplek Perkantoran Sekda Provinsi Kalsel, dalam tahap pembangunan.
“Pembangunan depo arsip sekarang sudah berjalan, semoga dalam minggu ini dapat selesai,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nurliani Dardie.

Akrab disapa Bu Nunung juga mengatkan, bahwa pembanguan gedung depo arsip ini baru dalam tahap pembangunan awal, dimana akan dilanjutkan tahap kedua, untuk penambahanan bangunan agar kearsipan lebih representatif sehingga dapat tersimpan rapi dan aman.
“Sebenarnya pembangunan tahap dua nanti sangat lebih penting, bagaimana kelengkapan pasilitas tempat yang lebih aman untuk menyimpan arsip agar bisa lebih terjaga, kami berbarap depo arsip ini dapat bermanfaat bagi pemerintah dan kearsipan daerah bisa tersimpan dengan baik,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, pembangunan depo arsip tempat penyimpanan berkas pembangunan daerah, juga merupakan gerakan pemerintah provinsi untuk meningkatkan tata kelola kearsipan yang baik, sesuai dengan apa yang diinginkan Gubernur Kalimantan Selatan.
“Pembangunan depo arsip untuk menyimpan perkas supaya lebih aman ini, sesuai dengan instruksi paman birin untuk meningkatkan tata kelola kearsipa, bergerak disemua lini,” terangnya
Sementara pelaksana pembanguan Depo arsip Provinsi Kalimantan Selatan Supian Noor mengatakan, sesuai pada progres yang ada, pekerjaan sudah mencapai 60 persen lebih, seperti struktur bangunan bagian dalam dan luar, tinggal pengerjaan ditahap finishing, hingga dapat selesai dalam kurung minggu ini.

“Kita optimis pembangunan tahap pertama ini dapat selesai sesuai dengan target kontrak, dan kita pastikan untuk lanjutannya, tahap kedua nanti bangunan ini akan lebih menunjang pembangunannya, karena kalau hanya tahap satu saja tidak mungkin dapat menjaga arsip untuk lebih aman,”jelasnya.
Supian melanjutkan, proyek senilai 8,64 miliar yang bersumber dari APBD, pekerjaan dilakukan sejak bulan Agustus, terhitung 149 hari kerja, pengejaan pembangunan depo arsip terus silakukan, terlihat pekerja selalu bekerja disetiap siang hingga malam, hingga selesai pada bulan ini juga.
“Kita tidak ada adendum, karena memang pekerjaan kita pastikan sesuai dengan waktu yang ditentukan,” tungkasnya.