Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Perda Ini Disosialisasikan Demi Tekan Pernikahan Anak di Batola
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Perda Ini Disosialisasikan Demi Tekan Pernikahan Anak di Batola

Teras 7 Official
Teras 7 Official 7 April 2022, 08.36
Share
IMG 20220407 WA0012
Foto bersama pada acara Sosialisasi Perda Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 11 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), kepada TP PKK Kecamatan Marabahan dan pengajian Daruttawadhu gang Anggrek Marabahan di Despacito Cafe Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola). (Prokopimda Batola)
SHARE

TERAS7.COM – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Hasanuddin Murad SH, mengedukasi masyarakat terkait Perda Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 11 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), kepada TP PKK Kecamatan Marabahan dan pengajian Daruttawadhu gang Anggrek Marabahan di Despacito Cafe Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola).


Hasanuddin Murad atau yang biasa dipanggil Hasan ini mengutarakan, perempuan dan anak-anak berhak mendapatkan keberlangsungan hidup yang layak secara menyeluruh sesuai yang diamanahkan UUD 1945.

“Mereka berhak tumbuh dan berkembang secara wajar serta haknya atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,” ungkapnya.


Perda Nomor 11 tahun 2018 ini menurut Hasan memiliki banyak fungsi di antaranya untuk menghindari dominasi laki-laki. Sehingga perlu diberikan perlindungan dan payung hukum agar kaum perempuan bisa lebih berdaya dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari termasuk hak berpartisipasi dan berkarier di politik.

“Dalam perda ini sudah diatur keterwakilan perempuan di lembaga legislatif sekurang-kurangnya 30 persen,” ungkapnya.

Baca juga :

Coffee Morning Bersama Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi: Pererat Sinergi Pemerintah dan Media

Tari Mahelat Lebo dari Barito Kuala Kalimantan Selatan Tampil di Pembukaan Nusantara Culture Festival 2025

Masjid Al-Mutaqqin Desa Pindahan Baru Jadi Penutup Safari Ramadhan


Sehingga menurut Hasan, pentingnya perda ini untuk diketahui masyarakat maka sosialisasi perda ini gencar dilakukan dirinya bersama anggota DPRD Provinsi yang lain.


Bupati Hj. Noormiliyani AS menyebut pemberdayaan perempuan selalu menjadi konsent dirinya. Kesetaraan gender menurutnya lebih kepada bagaimana wanita mengembangkan potensi dirinya dalam bidang yang ditekuninya.


“Bagaimana kita memberdayakan baik itu posisi kita ASN, wiraswasta maupun ibu rumah tangga, ” jelas Bupati wanita pertama di Kalsel ini.


Tambahnya, Batola terpilih oleh Kementrian pemberdayaan perempuan dan anak sebagai Desa ramah anak. Desa yang terpilih sendiri adalah Desa Pulau Sewangi dan Desa Sepakat Bersama.


“Sekalimantan Selatan Hanya Batola dan Tanah Laut yang ditunjuk oleh Kementerian. Hal ini tidak terlepas dari besarnya pemberdayaan perempuan dan prestasi di kedua Desa ini, ” jelasnya, seraya menyebut terpilihnya dua Desa ini tidak lepas dari terpenuhinya kriteria dari Kementrian yang begitu ketat.


Putri Gubernur Kalimantan Selatan ke-3 Aberani Sulaiman ini menyebut peran perempuan di Barito Kuala sudah semakin di hargai. Wanita di Batola tidak dipandang sebelah mata lagi, terbukti adanya 13 kepala Desa perempuan, tertinggi di Kalimantan Selatan.


“Anggota BPD maupun legislatif
di Batola juga banyak perempuan. Bahkan ada yang mengalahkan incombent, ” ungkapnya.


Banyaknya perempuan yang bertugas di pemerintahan dan legislatif tentu akan berkolaborasi dalam melindungi hak anak dan perempuan termasuk dari kekerasan terhadap perempuan dan anak.


“Salah satunya pernikahan dini, banyak hal yang menjadi kerugian jika terjadi pernikahan dini. Termasuk menyumbang tingginya angka perceraian di Batola, ” jelas Bupati.


Tugas kita bersama untuk mengubah pola fikir dan mindset masyarakat terhadap pernikahan anak.


“Kita terus berupaya menekan pernikahan anak dan menyikapinya bersama secara bijak,” tambah mantan Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan ini.


Kepala DPPKBP3A Batola Hj Harliani memaparkan beragam upaya dilakukan demi mencegah pernikahan anak. Paparnya dalam peraturan perundangan pernikahan legal secara hukum bagi perempuan saat ini adalah diatas 19 tahun.


“Salah satu cara pencegahannya adalah dari komitmen Kepala Desa untuk tidam mengeluarkan surat rekomendasi nikah, ” tegas mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan arsip Batola ini.


Harliani kemudian memaparkan dampak-dampak negatif yang terjadi dengan dilakukannya pernikahan anak di antaranya tingginya angka perceraian, tingginya angka kematian ibu dan anak, tingginya anak putus sekolah, banyaknya anak terlantar, serta berbagai dampak lainnya.


Terakhir para peserta berbuka bersama menikmati hidangan dari Despacito Cafe yang disebut-sebut best in town, terbaik di Marabahan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260814 152305
Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Hadir sebagai Ikon Religi Baru Kalimantan Selatan
14 Agustus 2026, 15.26
IMG 20260817 193804
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Jasa Veteran dan Seniman
17 Agustus 2026, 19.43
23af2781 1846 4430 a6f8 38bcdfcd3516
Mafia Tanah Dituntut Ringan Oleh Kejaksaan HSS?
19 Agustus 2026, 11.28
ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
IMG 20260828 WA0018
Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan
28 Agustus 2026, 11.11

You Might Also Like

Coffee Morning Bersama Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi: Pererat Sinergi Pemerintah dan Media

Tari Mahelat Lebo dari Barito Kuala Kalimantan Selatan Tampil di Pembukaan Nusantara Culture Festival 2025

Masjid Al-Mutaqqin Desa Pindahan Baru Jadi Penutup Safari Ramadhan

Waspada Surat Sumbangan Palsu, Dinas Kominfo Batola Akan Sosialisasikan ke Masyarakat

Ribuan Paket Sembako Dibagikan TP PKK, GOW, dan DWP Batola Sambut Ramadhan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?