TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Balangan gelar Rapat Kordinasi (Rakor) pada Rabu (5/10/2022) di Aula Benteng Tundakan untuk mematangkan dan menajamkan konsep program kegiatan guna pengendalian inflasi daerah dan mitigasi dampak inflasi daerah sampai pada tingkat desa sesuai Kepmendesa PDTT Nomor 97 tahun 2022.
Rakor yang dipimpin oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Rudiansyah Sofyan itu dihadiri oleh sejumlah SKPD terkait dan Tim Pengendalian Inflasi.
Kabag Ekonomi dan SDA, Mahlianor menjelaskan rapat ini merupakan lanjutan dari sebelumnya, dan fokus pembahasan rapat ialah mengenai konsep kegiatan yang akan dilaksanakan oleh masing-masing SKPD terkait pengendalian inflasi yang terjadi saat ini.
“Kami membahas penajaman konsep penggunaan 30 persen Anggaran Dana Desa, BANSOS / BTT / BLT / Bantuan Ketahanan Pangan dan Refocusing 2 persen Dana Transfer Umum (DTU) untuk Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Balangan, serta membahas isu-isu strategis Iainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mahlianor menjelaskan bahwa program kegiatan pengendalian inflasi ini bersinergi dengan program kegiatan yang ada di SKPD, sehingga masing-masing SKPD yang tergabung dalam tim pengendalian inflasi mampu menyusun rencana aksi dan mengalokasikan anggaran untuk program yang akan dilaksanakan sesuai dengan tupoksinya.
“Saat ini masing-masing SKPD terkait sedang menyusun rencana aksi atau program kegiatan untuk pengendalian inflasi daerah untuk empat bulan ke depan guna mengantisipasi lonjakan harga bapokting sebagai dampak dari kenaikan harga BBM,” tambah Mahlianor.
Diharapkannya, dengan adanya rakor ini rencana aksi dari program kegiatan masing-masing SKPD terkait dapat terarah dan tepat sasaran sehingga benar benar dapat dinikmati oleh masyarakat atau pelaku usaha yang yg terdampak dari kenaikan harga BBM tersebut terutama bagi masyarakat ekonomi kelas bawah yang paling utama terdampak.
“SKPD yang terlibat dan sangat terkait dengan pengendalian inflasi daerah ini diantaranya, Dinas Sosial, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan dan Dinas PU,” pungkasnya.