Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Guru Terpencil Jadi ‘Sasaran’
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Guru Terpencil Jadi ‘Sasaran’

Maulana
Maulana 9 Januari 2019, 15.37
Share
WhatsApp Image 2019 01 09 at 14.35.43
Maidi Armansyah Kepala Dinas Pendididikan Kabupaten Banjar
SHARE

TERAS7.COM – Tidak sedikit memang, banyak sekolah sekolah yang masih belum memiliki standar nasional pembelajaran dan tidak bisa mengikuti sistem nasional seperti melaksakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),  yang mana masih banyak sekolah didaerah dengan kurikulum pembelajaran yang tertingal dari sekolah sekolah di pusat kota.

Hal lain yang juga menjadi masalah utama dalam dunia pendidikan di daerah yakni tenaga pengajar, dimana masih banyak tenaga pengajar atau guru yang sudah lama mengajar sebagai honorer atau guru kontrak namun tidak pernah diangkat menjadi Pegai Negeri Sipil (PNS).

Dua poin diatas menjadi sangat penting bagi kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar  Maidi Armansyah, untuk melanjutkan dan menata kembali sistem pendidikan agar indek pendidikan di Kabupaten Banjar bisa lebih meningkat.

Kepada teras7.com pada rabu (08/01), Maidi Armansyah yang baru dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidkan Kabupaten Banjar ini mengatakan, diawal jabatan ada dua hal yang menjadi prioritas atau PR bagi Dinas Pendidikan, yaitu pertama pendidikan berkarakter dan kedua tenaga pengajar.

Untuk yang pertama penerapan pendidikan berkarakter disetiap sekolah merupakan inovasi dari dunia pendidikan di era sekarang, sebagai upaya meningkatkan mutu pembelajaran oleh sekolah kepada para murid, agar melahirkan siswa atau putra putri daerah yang memiliki kepribadian yang luhur, beradab, berakhlak serta prestasi yang mampu mengharumkan nama baik daerah bangsa dan negara.

Baca juga :

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Kader PKK Tapin Terima Rumah Layak Huni, Pengabdian di Masyarakat Berbuah Perhatian Pemerintah

Andi Rudi Latif Dorong Produk Unggulan Tanah Bumbu Berdaya Saing Global

“Salah satu pendidikan berkarakter yang akan kita terapkan yakni pendidikan baca tulis Al-qur’an dan baca tulis arab melayu, sesuai dengan budaya daerah yang religius di kabupaten banjar, dua pelajaran ini akan dimuat dalam mata pelajaran muatan lokal,” ujarnya.

Untuk itu ia melanjutan, Dinas Pendidikan akan menerapkan pendidikan berkarakter tersebut ke semua sekolah SMP dan juga mengadakan pelatihan kepada tenaga pengajar sebagai upaya memenuhi Indek Pembangunan Manusia (IPM).

Selain itu Maidi Armasnyah mengatakan, tahun 2019 dari 73 sekolah SMP yang ada, ditargetkan 18 sekolah bisa mengikuti UNBK, dimana beberapasekolah lainnya bisa bergabung melaksakan UNKB di sekolah yang sudah memiliki kelengkapan komputer.

“Tahun ini kita upayakan keseluruhan sekolah bisa mengikuti UNBK, januari ini  kita akan ikut simulasi yang diadakn provinsi Kalsel,” katanya.

Prioritas kedua, Maidi Armasnyah melanjutkan,  yakni konsentsrasi pemerintah daerah terhadap nasib guru daerah terpencil. Kabupaten banjar masih banyak memiliki guru yang bertugas di daerah terpencil, dimana mereka sudah lama bertugas namun hingga kini belum diangkat menjadi guru kontrak atau PNS.

“Keadilan untuk tenaga pengajar sangat penting, banyak guru yang berjasa menjalankan proses pendidikan dan pengajaran di daerah terpencil namun tidak mendapat pehatian,” jelasnya.

Hal ini menjadi sangat penting bagi pemerintah melewati Dinas Pendidikan, agar bagamana para tenaga pengajar yang ada di Kabupaten Banjar bisa diperhatikan.

Maidi mengakui, mekanisme pengangkatan guru honorer menjadi guru kontrak dan PNS terkendala pada beberapa aturan pusat, yang mana secara kompetensi wilayah pendidikan, Kabupaten Banjar memiliki tenaga pengarar yang cukup, namun terbentur dengan peraturan.

“Untuk mengatasi hal itu, kita akan  bekerjasma dengan DPRD Kabupaten Banjar mendatangi kementerian pusat untuk memberitahukan bahwa ada beberapa aturan mesti dilakukan  pembaharuan, untuk kemajuan bidang pendidikan didaerah, saya yakin masalah ini juga terjadi di semua daerah di Indonesia,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
1 Review 1 Review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Kader PKK Tapin Terima Rumah Layak Huni, Pengabdian di Masyarakat Berbuah Perhatian Pemerintah

Andi Rudi Latif Dorong Produk Unggulan Tanah Bumbu Berdaya Saing Global

Ketua I TP PKK Tapin Siapkan Langkah Lanjutan Usai Sosialisasi Bela Negara

Anggaran Tapin Turun Rp500 Miliar, Wabup Juanda Tekankan Belanja Daerah Harus Tepat Sasaran

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?