Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Lewat TJSL, PLN Kembali Salurkan Mesin Penggilingan Padi Listrik Untuk 10 Kelompok Tani di Kalsel dan Kalteng
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Lewat TJSL, PLN Kembali Salurkan Mesin Penggilingan Padi Listrik Untuk 10 Kelompok Tani di Kalsel dan Kalteng

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 16 Desember 2022, 20.52
Share
IMG 20221217 WA0008
PLN Kembali salurkan mesin penggilingan padi listrik kepada 10 kelompok tani di Kalsel dan Kalteng. Jumat (16/12/2022)
SHARE

TERAS7.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menyalurkan bantuan mesin penggilingan padi listrik kepada Kelompok Tani terpilih.

Keputusan ini disampaikan setelah program bantuan sebelumnya kepada salah satu Kelompok Tani yaitu Harapan Baru, yang berhasil memberikan hasil positif dengan peningkatan omset mencapai 30 persen, bahkan berhasil mengembangkan pemasaran hingga keluar provinsi, hanya dalam 5 bulan.

Kelompok Tani Harapan Baru yang beralamat di Manarap, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan mengembangkan usahanya dengan pembelian mesin tepung listrik dari hasil menjalankan program bantuan mesin penggilingan padi listrik yang didukung oleh PLN.

Berkat efisiensi biaya penggilingan padi listrik tersebut, kelompok tani Harapan Baru berhasil meraup keuntungan rata-rata 30 persen dalam setiap kali panen.

Penyaluran kembali mesin penggilingan padi listrik ini merupakan wujud nyata PLN dalam mendukung perkembangan kelompok tani dengan program yang bermanfaat dan berkelanjutan.

Baca juga :

ULM Suport 24 Kelompok Mahasiswa Modal Wirausaha Pada Program PMW 2026

Mahasiswa ULM Lagi Raih Prestasi Nasional di Ajang KMI Expo 2025

Bank Kalsel Luruskan Isu Dana Mengendap Rp5,165 Triliun Milik Kota Banjarbaru, Tegaskan Terjadi Kekeliruan Teknis

“Setelah kami melihat laporan dari kelompok tani dan mengamati secara langsung, Alhamdulillah program bantuan sebelumnya dapat memberikan manfaat yang positif dan berjangka panjang terhadap pengembangan usaha, sehingga kami putuskan untuk menyalurkan Kembali bantuan penggilingan Padi Listrik ini kepada kelompok tani lainnya,” ucap General Manager PLN UID Kalselteng, Muhammad Joharifin dalam keterangannya. Jumat (16/12/2022).

Dirinya menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan tujuan 8 Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu berusaha meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mendukung korporasi dalam mendorong prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG) untuk menciptakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Diketahui bahwa bantuan 10 mesin penggilingan padi listrik diterima langsung oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S. Bahat pada Senin lalu (21/11/2022), bersama anggota komisi III DPR RI Ary Egahni, beserta unsur Muspida Kabupaten Kapuas.

Dimana pada kesempatan itu, bantuan 10 mesin penggilingan padi listrik disalurkan kepada kelompok tani di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah diantaranya adalah Harapan Jaya, Sinar Harapan, Karya Petani, Bina Warga, Patendo Jaya, Dahlia, Usaha Bersama, Sinar Usaha, Maju Bersama, dan Maju Bersama 1.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Bina Warga, Kecamatan Dadahup, Isnani mengungkapkan rasa syukurnya setelah menerima bantuan alat penggilingan padi listrik dari PLN dan berharap bantuan dapat memberikan kesejahteraan bagi anggota kelompok tani yang dipimpinnya,

“Terima kasih kepada pihak PLN yang telah memberikan kita mesin penggilingan padi listrik, semoga petani disini makin sejahtera, salah satunya dengan penghematan biaya operasional,“ tutur Isnani.

Tak lupa, Isnani juga turut beryukur karena dengan bantuan alat penggilingan padi listrik ini, kelompoknya tidak lagi harus ke desa seberang untuk melakukan penggilingan padi, bahkan dapat menghemat biaya operasional, sehingga bisa digunakan untuk keperluan pengembangan usaha.

Lebih detail, Isnani juga menyampaikan sebelum menggunakan mesin penggilingan padi listrik, dirinya harus merogoh kocek sebesar Rp.15.000 untuk menggiling 1 karung padi.

Kemudian, setelah beralih menggunakan mesin penggilingan padi listrik, dirinya mengeluarkan biaya tidak sampai Rp.1.700, atau dalam penggunaan energi listik hanya terpakai sekitar 1 Kilo Watt Hours (kWh), sehingga hemat hampir 90 persen, dibandingkan penggilingan padi konvensional.

Keuntungan lainnya adalah lebih hemat waktu proses, tidak ada polusi udara dari mesin, produk beras yang dihasilkan lebih bersih.

Bahkan limbah penggilingan gabah atau sekam bisa dimanfaatkan kembali seluruhnya untuk campuran pakan ternak ayam dan bebek karena sudah menjadi dedak.

Senada, Ketua Kelompok Tani Patendo Jaya Kapuas, Jamsi, mengungkap apresiasinya kepada PLN karena memperhatikan kelompok tani yang dibinanya dalam menyalurkan bantuan.

“Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh PLN kepada kelompok kami, kami sebelumnya tidak menyangka akan diberikan bantuan, karena lokasi kami yang jauh dari kota, namun Alhamdullilah kami dapat menerima bantuannya alat penggilingan padi,” ucap Jamsi.

General Manager PLN UID Kalselteng, Muhammad Joharifin berharap penyaluran bantuan alat penggilingan padi listrik ini tepat sasaran serta membawa manfaat yang besar bagi petani-petani kecil.

“PLN akan berupaya mengawal dan mengevaluasi keutamaan program ini agar manfaat dan dampak yang dirasakan berkelanjutan,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
WhatsApp Image 2026 09 05 at 09.32.47 1024x575 1
Bupati Tanah Bumbu Minta Pejabat Pengawas Pangkas Proses Kerja yang Berbelit
7 September 2026, 16.35

You Might Also Like

ULM Suport 24 Kelompok Mahasiswa Modal Wirausaha Pada Program PMW 2026

Mahasiswa ULM Lagi Raih Prestasi Nasional di Ajang KMI Expo 2025

Bank Kalsel Luruskan Isu Dana Mengendap Rp5,165 Triliun Milik Kota Banjarbaru, Tegaskan Terjadi Kekeliruan Teknis

Dibalik 800 Juta untuk Tapin Art Festival, Ini Komitmen PT BRE

Tabalong Akan Ada Kegiatan Pertambangan Baru, Tantangan atau Peluang?

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?