Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Sukses Gelar Tadris Puisi, Komunitas Perahu Kata Targetkan Anak Muda Miliki Semangat Berliterasi yang Baik
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Sukses Gelar Tadris Puisi, Komunitas Perahu Kata Targetkan Anak Muda Miliki Semangat Berliterasi yang Baik

Teras 7 Official
Teras 7 Official 22 April 2023, 15.57
Share
Screenshot 2023 0422 160517
Sekretaris Komunitas Perahu Kata Muhammad Noor Fadillah. (Ist)
SHARE

TERAS7.COM – Beri Daku Sumba
Di Uzbekistan, ada padang terbuka dan berdebu
aneh, aku jadi ingat pada Umbu

Rinduku pada Sumba adalah rindu padang-padang terbuka
Di mana matahari membusur api di atas sana
Rinduku pada Sumba adalah rindu peternak perjaka
Bilamana peluh dan tenaga tanpa dihitung harga

Tanah rumput, topi rumput dan jerami bekas rumput
Kleneng genta, ringkik kuda dan teriakan gembala
Berdirilah di pesisir, matahari ‘kan terbit dari laut
Dan angin zat asam panas dikipas dari sana

Beri daku sepotong daging bakar, lenguh kerbau dan sapi malam hari
Beri daku sepucuk gitar, bossa nova dan tiga ekor kuda
Beri daku cuaca tropika, kering tanpa hujan ratusan hari
Beri daku ranah tanpa pagar, luas tak terkata, namanya Sumba

Rinduku pada Sumba adalah rindu seribu ekor kuda
Yang turun menggemuruh di kaki bukit-bukit yang jauh
Sementara langit bagai kain tenunan tangan, gelap coklat tua
Dan bola api, merah padam, membenam di ufuk teduh

Baca juga :

Launching Buku Hana: Menelusuri Luka dan Harapan dalam Sebuah Keluarga

Tadris Puisi 2023 dan Lahirnya “Para Pejuang” Batola

Rinduku pada Sumba adalah rindu padang-padang terbuka
Di mana matahari bagai bola api, cuaca kering dan ternak melenguh
Rinduku pada Sumba adalah rindu seribu ekor kuda
Yang turun menggemuruh di kaki bukit-bukit yang jauh.

1970

Screenshot 2023 0422 153257
Assyifa, salah seorang peserta Tadris Puisi yang digagas oleh Komunitas Perahu Kata, saat membacakan puisi karya Taufiq Ismail yang berjudul Beri Daku Sumba. (Ist)

Demikianlah puisi karya Taufiq Ismail yang berjudul Beri Daku Sumba. Puisi ini begitu syahdu ketika dibacakan oleh suara lantang Assyifa, salah seorang peserta Tadris Puisi yang digagas oleh Komunitas Perahu Kata.

Sekadar diketahui, belum lama ini, komunitas sastra yang berada di Kota Marabahan Kabupaten Barito Kuala ini sukses menggelar acara Tadris Puisi.

Sekretaris Komunitas Perahu Kata Muhammad Noor Fadillah mengatakan, Tadris Puisi 2023 diadakan dengan tujuan untuk menumbuhkan semangat berliterasi dan memajukan kesusastraan di Kabupaten Barito Kuala.

Yang tak kalah penting, jelasnya, Tadris Puisi menjadi ajang silaturrahmi dan diskusi antar sastrawan, seniman, budayawan, pegiat sastra, para guru, pelajar, dan masyarakat Kabupaten Barito Kuala.

Pria yang akrab disapa Fadil ini memaparkan, tadris diambil dari Bahasa Arab yang berarti suatu upaya untuk menjadikan murid (mutadarris) agar mau membaca, mempelajari dan mengkaji sendiri.

Dalam Tadris, lanjutnya, seorang murid diharapkan mengetahui dan memahami dengan benar apa yang disampaikan oleh mudarris (guru) serta dapat mengamalkan di dalam kehidupan sehari-hari.

“Diksi Bahasa Arab ini sengaja diambil karena dilaksanakan dalam suasana bulan Ramadhan. Dan insya Allah harapan kita semua agar Tadris Puisi ini menjadi agenda tahunan di bulan Ramadhan,” timpalnya.

Pria yang mahir menulis cerpen ini juga menyampaikan, Tadris Puisi Tahun 2023 yang telah sukses digelar tersebut mengusung tema Hujan Kata di Bulan Cahaya.

Screenshot 2023 0422 153526
Beberapa anggota dari Komunitas Perahu Kata. (Ist)

Menurutnya, diksi hujan sengaja diambil mengingat belakangan ini di tempat Kota Marabahan sering terjadi hujan. Adapun Hujan Kata menggambarkan sebuah hari di mana ada banyak kata yang terucap.

“Kata-kata yang membawa ide, gagasan, suara hati, dan dialektika untuk perkembangan umat manusia,” imbuh Fadil.

Selain itu, tambahnya, hujan juga selalu membawa kesuburan. Karena itu semoga Hujan Kata dapat membawa kesuburan kepada literasi dan kesastraan di Kabupaten Barito Kuala.

Sementara kalimat Bulan Cahaya, lanjut Fadil, menggambarkan bulan Ramadhan ini sebagai bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan.

Lebih lanjut, kata Fadil, Komunitas Perahu Kata sebagai komunitas literasi, akan mentargetkan anak-anak muda termasuk pelajar di dalamnya untuk memiliki semangat berliterasi yang baik.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
IMG 20260828 WA0018
Wali Kota Lisa Murka! UGD Puskesmas Sungai Ulin Diduga Kosong saat Pasien Kritis Butuh Pertolongan
28 Agustus 2026, 11.11
IMG 20260828 WA0022 e1787888367224
Tak Peduli Asal Domisili, Lisa Halaby Tegaskan Pasien Kritis Wajib Ditolong: Nyawa Harus Diselamatkan!
28 Agustus 2026, 11.40
WhatsApp Image 2026 08 27 at 15.50.49 2
Andi Irmayani Tekankan Pentingnya Adab ke Siswa Sekolah Rakyat Tanah Bumbu
29 Agustus 2026, 09.32
IMG 20260825 WA0002
3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak
29 Agustus 2026, 09.49

You Might Also Like

Launching Buku Hana: Menelusuri Luka dan Harapan dalam Sebuah Keluarga

Tadris Puisi 2023 dan Lahirnya “Para Pejuang” Batola

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?