TERAS7.COM – Menjelang peringatan Hari Raya Idul Adha 1444 H, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) setempat mendata semua stok hewan kurban yang berada di Kabupaten Banjar, Senin (05/06/2023).
Dari data yang diterima oleh DKPP Kabupaten Banjar saat Kepala bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DKPP Kabupaten Banjar meningkat pesat dari 2022 samapai 2023.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DKPP Kabupaten Banjar, Lulu Vilavardi mengatakan trennya meningkat yang di 2022 kurang lebih 2.064 ekor terdiri sapi dan kambing.
“Stok hewan kurban yang terdata 2023 sampai minggu ini yang didapatkan dilapangan sekitar 2.414 ekor,” terangnya.

Ia menambahkan kenaikan itu mencapai 17%, sehingga stok untuk pemotongan dan hewan kurban mencukupi untuk semua desan serta kecamatan.
“Untuk pengecekan kesehatan, kami biasanya berkeliling pada pengepul-pengepul yang berada di Kabupaten Banjar yang layak kurban apa tidak dengan kata lain pemeriksaan antermotem,” jelasnya.
Ia menambahkan setelah di potong pun pihaknya mengecek lagi data-data sapi agar menghidari yang tidak layak menjadi hewan kurban.
Seorang peternak sapi, Sudiman mengatakan ternak yang dimiliki belum melakukan vaksin dan belum ada sosialisi.
“Sampai saat ini tidak ada sosialisasi, saat jual sapi ya tinggal di jual saja, di tempat saya tidak melakukan pemotongan hanya menjual sapinya saja,” pungakasnya.