TERAS7.COM – Salah satu Kecamatan di Kabupaten Banjar, Kecamatan Astambul kembali meluncurkan inovasi yang diberi nama Mendekat, kepanjangan dari Menyatu dengan Masyarakat.
Camat Astambul, Sirajuddin Ali menjelaskan inovasi Mendekat ini digagas agar masyarakat bisa lebih akrab camat serta aparatur kecamatan, sehingga tak segan ketika ingin menyampaikan permasalahan dan memberikan masukan terhadap pelayanan.
“Selama ini terkesan ada jarak antara aparatur pemerintah dengan masyarakat, karena aparatur diikat dengan berbagai ketentuan, sedangkan masyarakat bebas tanpa aturan. Kesan adanya jarak tersebut membuat hubungan terasa kaku,” jelas Sirajuddin.
Hal ini diungkapkan Camat Astambul ini saat menyuguhkan semangkuk bubur kacang kepada seorang warga yang tengah menunggu proses suratnya selesai di Kantor Kecamatan Astambul pada Jumat (15/11).

Sirajuddin meyakini dengan adanya keterbukaan dan keakraban dengan masyarakat maka image aparatur yang dilayani berubah menjadi yang melayani.
“Begitupula akan tumbuh rasa saling menghargai, membantu dan komunikasi antara aparatur dengan masyarakat semakin lancar,” ujarnya.
Inovasi Mendekat sendiri sudah mulai dijalankan bersama para aparatur Kecamatan Astambul, misalnha ketika ada warga yang melahirkan, camat atau aparatur kecamatan datang setidaknya untuk memberikan ucapan selamat dan sedikit bingkisan.
Begitupula jika ada warga yang meninggal dunia, maka akan dikunjungi ke rumah duka dengan memberikan sedikit sumbangan.
“Tak penting berapa yang kita sumbang, tapi kehadiran kita sudah menjadi penghargaan dan bentuk perhatian kita kepada warga,” imbuhnya.
Pada setiap Jumat, Kecamatan Astambul juga menyiapkan makanan dan minuman ringan bagi warganya yang datang mengurus keperluannya, seperti yang terlihat pada hari Jumat ini, warga disuguhkan semangkuk bubur kacang hijau, sembari menunggu suratnya diproses.
Rohana, salah satu warga Desa Astambul Seberang, Kecamatan Astambul menyambut baik inovasi yang diluncurkan ini karena menurutnya dengan terjalinnya keakraban antara aparatur dan warga, maka warga akan merasa lebih nyaman.
“Jadi kita tak sungkan ketika ingin mengurus segala keperluan di kantor kecamatan,” ujar ibu yang sehari-harinya berdagang makanan ini.