TERAS7.COM – Artis Ibukota, Ammar Zoni hari ini Rabu (02/02/2022) berkunjung ke Kota Banjarbaru. Kali ini, Ammar datang bukan untuk syuting sinetron apalagi film, melainkan untuk menghadiri soft opening Dekranasda Creative Hub di Mess L.
Usai soft opening, Ammar mengaku kepada awak media terkesan dengan atmosfer masyarakat di Dekranasda Creative Hub Kota Banjarbaru tersebut.
“Di tempat ini (Dekranasda Creative Hub Mess L) adalah hal pertama kali saya datang di Kalimantan dan saya melihat atmosfer yang dibangun juga sangat luar biasa,” ujarnya.
Menurutnya, atmosfer luar biasa di Dekranasda Creative Hub ini merupakan bentuk dari keinginan yang diinginkan oleh Ketua Dekranasda Banjarbaru, Vivi Zubedi untuk bisa mengembangkan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Banjarbaru.
Diketahui juga, Ammar datang bukan sebagai artis melainkan sebagai CEO dari Halal Export Indonesia (HEI) yang berkolaborasi dengan Dekranasda Kota Banjarbaru.

Oleh karena itu, dengan kolaborasi ini, Ammar berharap impinan untuk bisa mengekspansi dan meningkatkan mutu produk bisa terealisasi.
“Saya yakin sekali dengan adanya tempat ini lewat berkolaborasi dengan Halal Export Indonesia untuk bisa mengekspor barang-barang produk kita agar bisa lebih banyak lagi ke seluruh dunia,” terangnya.
Lanjut Ammar, Dekranasda Creative Hub sendiri tempatnya berasa modern, sehingga ia berharap hal tersebut dapat mempengaruhi para pelaku UKM yang ada untuk meningkatkan mutu produknya, dan mampu tampil di kancah internasional.
“Bagaimana UKM kita itu bisa terinfluence untuk bisa meningkatkan produksinya, baik itu dari segi kualitas barangnya, segi tampilannya, segi packagingnya, bahkan sampai segi legalitasnya untuk mendapatkan sertifikasi halal dan bisa berkompetisi di internasional,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru, Vivi Zubedi mengatakan, Dekranasda Cretive Hub merupakan tempat perbelanjaan yang menampilkan berbagai produk dengan menggabungkan 3 unsur kebutuhan yakni primer, sekunder, dan tersier.
“Kenapa ada Dekranasda Creative Hub ?, karena di dalam sebuah produk itu ada kebutuhan primer, sekunder, tersier. Ketika craft bisa kita katakan kebutuhan tersier maka akan lebih baik jika di dalam suatu tempat perbelanjaan ataupun tempat display produk ada kebutuhan primer yang mendampingi,” ungkapnya.
Sehingga menurut Vivi, jika ketiga unsur kebutuhan tadi dipadukan, nantinya akan memunculkan sebuah ekosistem penjualan yang berkelanjutan atau istilahnya “Cross Selling”.