TERAS7.COM – TP PKK Kabupaten Banjar bekerjasama dengan GOW dan Disbudporapar Banjar menggelar Tradisi Budaya Banjar Baayun Maulid, di Lapangan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura.
Baayun maulid ini bertujuan untuk melestarikan budaya daerah Banjar agar tetap bertahan, dikenal masyarakat dan terus berkembang serta memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai pengingat kebesaran dan keteladanan nabi.
Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor mengatakan peringatan Maulid Nabi merupakan kencintaan umat kepada junjungan kepada Nabi Muhammad SAW yang dapat bertambah agamis di Kalimantan Selatan.
“Banua kita bukan hanya memerlukan dibangun dengan pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, rumah sakit dan lain-lain, tetapi juga mental spriritual. Pembangunan mental spritual khususnya pemahaman ajaran agama sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad SAW lebih kita utamakan,” ucapnya (26/10/2022).
Bupati Banjar, Saidi Mansyur yang diwakili Sekda Banjar Hilman mengatakan, sangat mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan baayun maulid ini yang dilaksanakan pada bulan Rabiul Awal ini merupakan salah satu tradisi budaya yang harus dilestarikan bersama.
” Ini merupakan salah satu tradisi Kalimantan Selatan yang sarat makna baik itu makna religius, sosial, budaya dan sebagainya,” ucapnya.
Ia menambahkan masyarakat Banjar percaya bahwa baayun maulid merupakan salah satu cara agar mendapatkan keberkahan hidup, berkah dari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
“Masyarakat banjar umumnya berharap bayi dan anak yang lahir harus baayun, selain melaksanakan tradisi adat Banjar mereka berharap dan berdoa semoga kehidupan putera-puterinya sukses, panjang umur, murah rezeki dan mendapat barokah dari Allah SWT,” pungkasnya.