TERAS7.COM – Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby dan Wakil Wali Kota, Wartono tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik dan ekonomi daerah, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang lebih adil, cepat, bersih, dan berpihak kepada masyarakat.
Melalui visi Banjarbaru Emas (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera), pasangan Lisa-Wartono terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan budaya pelayanan prima sebagai pondasi utama mewujudkan Banjarbaru Adil.
Bagi Pemerintah Kota Banjarbaru, pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang hadir untuk melayani masyarakat secara profesional, transparan, dan berintegritas.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program prioritas pelayanan publik yang mulai menunjukkan hasil nyata dalam satu tahun terakhir.
Salah satu capaian membanggakan datang dari Kelurahan Mentaos yang berhasil mencatat sejarah sebagai kelurahan bebas maladministrasi pertama di Indonesia.
Capaian tersebut menjadi simbol hadirnya pelayanan publik yang bersih, profesional, serta bebas dari praktik pelayanan yang merugikan masyarakat.
Prestasi Kelurahan Mentaos juga semakin diperkuat setelah berhasil meraih Juara II Nasional Kelurahan Award 2025.
Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa reformasi pelayanan publik di tingkat kelurahan mulai berjalan efektif dan langsung dirasakan masyarakat.
Tidak hanya di tingkat kelurahan, penguatan pelayanan publik juga dilakukan pada tingkat perangkat daerah.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarbaru berhasil meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Predikat tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang bersih, cepat, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, Pemerintah Kota Banjarbaru juga terus mendorong transformasi digital sebagai bagian dari modernisasi pelayanan publik.
Pemanfaatan teknologi digital dinilai menjadi langkah penting untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, efisien, dan mudah diakses masyarakat.
Hasilnya, pada 15 April 2026, Kota Banjarbaru berhasil dinobatkan sebagai pemerintah daerah dengan transformasi digital terbaik di Kalimantan Selatan.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi pelayanan publik terus menjadi prioritas pembangunan di bawah kepemimpinan Lisa-Wartono.
Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pemerintahan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurutnya, Banjarbaru Adil bukan hanya soal pemerataan pembangunan, tetapi juga memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak, cepat, dan bebas dari diskriminasi.
Dengan berbagai langkah pembenahan birokrasi dan pelayanan publik tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru optimistis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan terus meningkat seiring hadirnya pelayanan yang semakin profesional dan modern.