Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Banjir Merendam, Petani Cabai di HSS Merugi
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Banjir Merendam, Petani Cabai di HSS Merugi

Salma Septiani
Salma Septiani 17 November 2020, 13.20
Share
IMG 20201116 211528
Petani Cabai Rawit di Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Memetik Sisa Kebunnya. (Sumber : Salma Septiani/Teras7.com)
SHARE
TERAS7.COM – Petani cabai rawit, di Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terpaksa harus gigit jari lantaran hasil kebunnya di tahun ini jauh dari kata memuaskan dan bahkan merugi.
Hal itu lantaran lahan kebun cabai milik mereka terendam banjir karena hujan deras yang mengakibatkan meluapnya air sungai Amandit beberapa waktu lalu.
Seperti yang dialami oleh salah satu petani Abdul Khalik, dimana dirinya harus merelakan hampir seluruh cabai rawit yang ditanamnya tersebut layu dan mati akibat musibah yang dialaminya.
IMG 20201116 211354
Petani Cabai Rawit di Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Memetik Sisa Kebunnya. (Sumber : Salma Septiani/Teras7.com)
“Banyak sekali cabai yang mati, bagaimana kita mau berkebun lagi, padahal hasil ini rencananya untuk modal kebun berikutnya,” cetus Abdul Khalik saat ditemui di kebun cabai miliknya, Selasa (17/11).
Tanaman cabai yang sudah ditanamnya sejak dua bulan ini sendiri, sebelumnya digadang gadang akan memperoleh hasil yang cukup untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.
IMG 20201116 211456
Petani Cabai Rawit di Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Memetik Sisa Kebunnya. (Sumber : Salma Septiani/Teras7.com)
Mirisnya, apa yang terjadi ternyata tak sesuai rencana, pasalnya cabai rawit yang ada terlanjur mati sebelum sempat dipanen karena diterjang banjir dadakan.
“Padahal disini jarang sekali banjir, kalaupun banjir biasanya pada saat bulan Februari atau Maret, tapi sekarang malah lebih cepat datangnya banjir,” ungkap Abdul.
Untuk mengurangi kerugian yang lebih besar, kini Abdul Khalik beserta petani lainnya hanya bisa memetik cabai rawit yang masih tersisa.
IMG 20201116 211317
Petani Cabai Rawit di Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Memetik Sisa Kebunnya. (Sumber : Salma Septiani/Teras7.com)
Dengan harapan hasil cabai petikannya bisa terjual dan menutupi sebagian kecil kerugian yang mereka dapatkan.
“Ya bagaimana lagi, terpaksa ini yang bisa kita petik dan kita kumpulkan dari pada tidak ada sama sekali, setidaknya mengurangi kerugian yang kami alami,” harapnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0

Populer Bulan Ini

2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25

You Might Also Like

6 Desa dan 2 Kelurahan di Labuhanbatu Terdampak Banjir, Pemkab Salurkan Paket Bantuan Sembako

Habib Idrus Al-Habsyie Melepas Penyaluran Cadangan Beras

Saidi Mansyur Serahkan Bantuan Korban Banjir

Banjir Rendam 5 Unit Rumah Akibat Pengalihan Aliran Sungai, Bupati Batu Bara Cari Solusi

Curah Hujan Tinggi Akibatkan Beberapa Desa di Kecamatan Juai Banjir

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?