Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Batola Kembali Panen Padi Unggul
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Batola Kembali Panen Padi Unggul

M. Amin MMG
M. Amin MMG 3 Maret 2021, 17.55
Share
FB IMG 1614862489724
SHARE

TERAS7.COM – Seminggu setelah melaksanakan panen di Desa Beringin Jaya Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali menggelar panen padi unggul, Rabu (03/03/2021).

Kali ini panen dilaksanakan di Desa Murung Keramat Kecamatan Belawang. Panen di lahan Gapoktan Tani Mandiri ini dilaksanakan bersama Wakil Bupati H Rahmadian Noor, jajaran forkopimda/mewakili, Kadis TPH Provinsi Kalsel Syamsir Rahman, Kadistan TPH Batola Hj Murniati, para pimpinan SKPD terkait dan para petani.


Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor merasa bersyukur atas keberhasilan petani melaksanakan panen. Terlebih panen dilaksanakan bersamaan dengan beberapa wilayah yang terkena musibah banjir seperti sebagian di Kecamatan Belawang, Mandastana, Jejangkit, Alalak, Cerbon, dan Rantau Badauh dengan luasan diperkirakan mencapai 828 km2 atau 82.800 hektar.


Wabup menyatakan, saat ini hampir 34 ribu hektar sawah di Batola yang terendam dengan kedalaman rata-rata 1 meter dan di dalamnya terdapat padi yang sedang disemai, terutama padi lokal dan sebagian padi unggul.


Limpahan air yang sangat besar ditambah kondisi geografis Batola yang rendah, tutur wabup yang akrap disapa pak Rahmadi itu, menyebabkan banjir lebih lama bahkan sebagian besar sawah masih terendam.
Karenanya kepada masyarakat, khususnya petani,

Baca juga :

ULM Luncurkan Teaching Factory Coffee & Roastery, Dorong Hilirisasi Kopi Kalimantan

Walang Sangit Serang Sawah di Sungai Rangas, Distan Banjar Pakai Cara Basmi Ramah Lingkungan

Inovasi Lagi! UPTD Balai Perlindungan Taman Tabalong Luncurkan “Bertapa” untuk Petani

Rahmadi berharap, belajar dari pengalaman banjir hendaknya dapat melakukan pemeliharaan secara rutin saluran-saluran irigasi termasuk sungai agar ketika air datang bisa dengan cepat turun ke sungai yang lebih besar. Sehingga lahan pertanian tidak sampai mengalami kerusakan parah.


Terkait panen yang dilaksanakan, lelaki yang pernah menjadi anggota DPRD Batola itu mengatakan, pemerintah terus berusaha melakukan pengembangan bahkan sejak dekade terakhir Batola secara bertahap beralih ke pertanian semi mekanis agar secara berangsur-angsur bisa lebih maju.


Kepada para petani, Rahmadi mengucapkan terima kasih atas perjuangan melakukan budidaya sehingga meski di tengah berbagai terpaan tetap mampu melakukan panen.


Ia menyatakan, berdasarkan berdasarkan perhitungan BPS dalam situasi seperti sekarang sektor yang tidak terpengaruh pertumbuhan hanya pertanian dengan mampu menyumbang antara 28 – 29 persen perekonomian di Batola.


Senada dengan Wakil Bupati Rahmadian Noor, Kadis TPH Provinsi Kalsel Syamsir Rahman merasa bangga kepada petani di Desa Murung Keramat Kecamatan Belawang yang mampu menanam padi unggul sampai 3 kali setahun. Pun begitu, ia mengimbau petani tak meninggalkan padi lokal karena bermanfaat menahan inflasi.


Agar produksi petani lebih tinggi, Syamsir menyarankan, lebih mengintensifnya PPL. Ia berpendangan PPL perlu diberi insentif guna meringankan kebutuhan ketika memberi sosialisasi ke petani.


Lelaki suka bercanda itu menyatakan, perhatian provinsi terhadap Batola lebih tinggi dibanding kabupaten lainnya. Tahun 2021, sebutnya, bantuan yang diberikan mencapai Rp3,9 miliar.


Sebelumnya, Kadistan TPH Batola, Murniati mengatakan, sawah Batola meski terluas dan penghasil terbesar padi di Kalsel namun produktivitas masih di bawah rata-rata provinsi. yang hanya 3,5 ton per hektar. Sedangkan provinsi sudah memiliki rata-rata produktivitas 4 ton per hektar.


Kendala yang dihadapi, sebutnya, terutama sisi agronomi dan sosial budaya. Untuk kendala agronomi, terang Murni, akibat lahan pasang surut ditambah pengelolaan air yang belum optimal serta belum diterapkannya teknologi yang sesuai daerah rawa.


Sedangkan dari segi sosial budaya, urainya, Batola masih kekurangan tenaga kerja dan permodalan serta sosial budaya dengan terpaku kepada padi lokal yang produktivitasnya masih rendah.


“Kami mencoba melakukan berbagai terobosan melalui pencanangan Program IP200 atau dua kali tanam dalam satu tahun dimana musim kemarau tanam padi lokal dan musim hujan tanam padi unggul,” paparnya.


Murni menambahkan, pihaknya juga akan menerapkan teknologi-teknologi spesifik dan melaksanakan percepatan sistem mekanisasi baik tanam maupun panen di samping memberdayakan kelompok tani mendorong menjadi corporate tani agar for estate.


Sedangkan dari segi kelembagaan akan meningkatkan peran BPP selain sebagai penyuluh juga sebagai kostra tani yang berfungsi sebagai pusat data dan informasi, pusat penyuluhan, pusat jejaring, dan pusat kemitraan.


Terkait padi unggul, Kadistan TPH Batola itu menyatakan, akan memperkenalkan varietas yang berproduksi tinggi dan berumur pendek serta meningkatkan produktivitas padi lokal melalui pemupukan yang berimbang.


Namun begitu, Murni menyatakan, terhadap ketahanan pangan Batola sudah memenuhi dan yang kini sedang diupaya kesejahteraan petani dengan menanam padi yang nilai ekonominya tinggi.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
1 1
Gercep! Wali Kota Lisa Perintahkan Dinas Segera Perbaiki Lantai Pasar Bauntung: Jangan Nunggu Sepi
5 September 2026, 11.26
IMG 20260903 110832
Pedagang Keluhkan Pasar Bauntung Becek, Lantai Dibongkar Hampir Dua Bulan Belum Diperbaiki
5 September 2026, 11.04
IMG 20260902 WA0007
Analisis Ekonomi Strategis dan Kedaulatan Nasional
2 September 2026, 13.03

You Might Also Like

ULM Luncurkan Teaching Factory Coffee & Roastery, Dorong Hilirisasi Kopi Kalimantan

Walang Sangit Serang Sawah di Sungai Rangas, Distan Banjar Pakai Cara Basmi Ramah Lingkungan

Inovasi Lagi! UPTD Balai Perlindungan Taman Tabalong Luncurkan “Bertapa” untuk Petani

Pinsar Kalsel Soroti Anjloknya Harga Telur, Peternak Kecil Disebut Mulai Tertekan

Kalsel Bidik Produksi Beras 1,3 Juta Ton pada 2026 Lewat Program Cetak Sawah

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?