TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bergerak cepat dalam merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Pada Jumat (02/05), Bupati Bahrul Ilmi turun langsung ke beberapa titik lokasi banjir di Kecamatan Kuripan, Tabukan, dan Bakumpai, guna meninjau kondisi terkini masyarakat terdampak.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh jajaran pejabat seperti Plt. Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, serta Kabag Umum. Mereka menyambangi beberapa desa yang terkena dampak, seperti Desa Jambu Baru, Desa Asia Baru di Kecamatan Kuripan, serta Desa Tabatan dan Tabatan Baru.
Berdasarkan data yang dihimpun, banjir telah merendam 1.268 rumah warga di Kecamatan Kuripan. Menanggapi hal tersebut, Bupati menyampaikan komitmennya untuk segera merenovasi rumah-rumah yang terdampak sebagai bagian dari program 1 juta rumah yang juga menjadi pembahasan dalam Rakor yang baru diikutinya di Jakarta.
“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Kami akan upayakan agar 1.268 rumah ini bisa direnovasi dan ditinggikan agar tidak terendam lagi. Dengan dukungan dari semua pihak, kami ingin ini cepat dilaksanakan dan diselesaikan,” ujar Bahrul Ilmi usai melakukan kunjungan.
Kepala Dinas Sosial, Jaya Hidayatullah, menambahkan bahwa sesuai arahan Bupati, pihaknya akan menggelar rapat lintas sektor dalam waktu dekat untuk menentukan status tanggap darurat di tiga kecamatan tersebut. Ia juga menegaskan bahwa langkah-langkah lanjutan dari SKPD akan segera dilakukan begitu status resmi ditetapkan.
Sementara itu, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Barito Kuala, Mirwan Efendi Siregar, mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar. Ia menjelaskan bahwa bantuan logistik akan disalurkan, namun harus melalui prosedur yang ditentukan.
“BPBD akan membuat analisis terlebih dahulu. Nantinya BNPB pusat akan datang langsung untuk menilai kondisi dan bersama Pemkab Barito Kuala merehabilitasi rumah-rumah yang rusak. Kolaborasi ini penting agar proses pemulihan bisa segera dimulai,” pungkasnya.