Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Canangkan GO-OPAL, Guru Khalil Ingin Masyarakat Pandai Manfaatkan Pekarangan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Canangkan GO-OPAL, Guru Khalil Ingin Masyarakat Pandai Manfaatkan Pekarangan

Rizki Saputera
Rizki Saputera 26 November 2019, 16.27
Share
WhatsApp Image 2019 11 30 at 16.04.51
SHARE

TERAS7.COM – Bupati Banjar, H. Khalillurrahman mencanangkan Gerakan Optimalisasi Obor Pangan Lestari (GO-OPAL) di Lumbung Pangan Kabupaten Banjar, Desa Bincau pada Selasa (26/11).

Obor Pangan Lestari (Opal) sendiri merupakan program Kementerian Pertanian pada 2019 yang telah dikawal oleh Bappenas RI untuk menjaga ketersediaan dan keberlanjutan pangan nasional serta mencegah stunting pada ibu hamil.

Tak hanya itu, juga dilaksanakan panen sayuran di Lumbung Pangan yang dikelola Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Banjar oleh pria yang akrab disapa Guru Khalil ini didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar, Raudhatul Wardiyah.

Lumbung Pangan Kabupaten Banjar ini menanam banyak sayur-mayur dan buah-buahan, diantaranya adalah terong, kangkung, cabai, tomat, timun, sawi, sawo, belimbing, jambu dan pepaya, bahkan ditanam pula jamur.

Tak hanya menggunakan sistem tanam di atas tanah pada umumnya, digunakan pula sistem tanam menggunakan pot, polybag, hidroponik dan aeroponik.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Guru Khalil mengungkapkan pencanangan Go-Opal ini berguna akan masyarakat pandai memanfaatkan pekarangan yang dimilikinya.

“Sayang kalau punya pekarangan tapi kosong tak diisi apa-apa, bahkan dibiarkan tumbuh semak belukar. Karena itu kita ingin masyarakat pandai memanfaatkan pekarangan dengan menanam sayur-mayur dan buah-buahan, pakai tanam biasa atau pakai sistem hidroponik. Hal ini dapat menunjang ekonomi masyarakat dan mengefisienkan pengeluaran rumah tangga,” ujarnya.

Karena itu kata Guru Khalil, semua SKPD di Kabupaten Banjar nantinya diwajibkan memanfaatkan halaman kantor dengan menanam sayur-mayur atau buah-buahan.

“SKPD harus menjadi contoh bagi masyarakat untuk penerapan OPAL ini. Sehingga masyarakat nantinya akan meniru untuk menanam sayur-mayur dan buah-buahan di pekarangan rumahnya sehingga gizi masyarakat bertambah,” terangnya.

Sementara Kepala DKP Kabupaten Banjar, Edy Hasbi menjelaskan pencanangan GO-OPAL oleh Bupati Banjar untuk membantu ekonomi masyarakat, terutama yang berada di pedesaan.

“Jdi GO-OPAL ini mengintegrasikan program dan pendanaan SKPD terkait untuk ketahanan pangan di Kabupaten Banjar,” katanya.

Edy Hasbi menambahkan Lumbung pangan Kabupaten Banjar yang dibangun DKP Kabupaten Banjar dengan dana APBN Tahun 2019 ini dijadikan rumah pembelajaran Opal bagi masyarakat.

“Kita ingin memasyarakatkan OPAL melalui kelompok warga tani dan tim PKK disegala tingkatan, baik dengan sistem tanam biasa hingga hidroponik. Sehingga masyarakat tak lagi bertanya apa manfaat halaman, karena bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan produktifitas rumah tangga,” terangnya.

OPAL Kabupaten Banjar sendiri jelas Edy Hasbi dibina oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Kalsel.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?