TERAS7.COM – Capaian vaksinasi di Kabupaten Banjar sampai saat ini belum mencapai 40 persen, yang mana artinya daerah ini masuk terendah dari segi persentase dibanding daerah lainnya di Kalimantan Selatan.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr Diauddin mengatakan faktor penyebab Kabupaten Banjar masih masuk ke dalam daerah terendah dalam hal capaian vaksinasi di Kalimantan Selatan disebabkan jumlah peduduk yang tak sebanding lurus dengan dosis vaksin yang datang.

Sebagaimana diketahui bersama jumlah masyarakat Kabupaten Banjar sekitar 442 ribu lebih, ditambah dengan luasan wilayah yang terdiri 20 kecamatan.
Meskipun berdasarkan perhitungan persentase capaian vaksinasi di anggap terendah, dr Diauddin mengatakan bahwa serapan dosis vaksinasi yang disalurkan ke masyarakat selalu habis tiap harinya.
“Daerah kita kan jumlah masyarakatnya terbanyak ke 2 di Kalsel, dan dosis vaksinasi yang kita terima juga terbatas jika yang kita terima 10 ribu dosis, maka pada hari itu juga kita distirbusikan keseluruhan dosis tersebut, sehingga dosis vaksin mana lagi yang bisa kita salurkan jika habis dalam satu hari,” ujarnya. Kamis (04/11/2021)
Selain itu, diungkapkan dr Diauddin, saat ini setiap lembaga di semua lini ikut serta berperan aktif dalam melakukan serbuan vaksinasi ke masyarakat yang ada di Kalimantan Selatan.
Namun nyatanya, data masyarakat yang telah menerima vaksin dari sejumlah lembaga itu tidak ada yang tidak masuk ke daerah wilayah kabupaten/kota yang semestinya, sehingga data capaian vaksinasi ini tidak bisa dijadikan patokan.
“Kita tau semua pihak bergerak aktif melaksanakan serbuan vaksin, sehingga masyarakat dari manapun juga ikut bervaksin, misalnya dari masyarakat luar daerah ikut bervaksin di Kabupaten Banjar, jadi sekarang itu perlu pemahaman secara menyeluruh untuk capaian vaksin di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.
Lebih jauh ia mengatakan, adapun strategi untuk percepatan vaksinasi di Kabupaten Banjar yaitu dengan cara merangkul koordinasi antar camat dan pembakal untuk bisa melaporkan masyarakatnya yang ingin bervaksin.
“Saat ini kita sudah mulai lumayan stok vaksin yang datang, kita sudah menghubungi seluruh camat untuk mengsosialisasikan dan mendata masyarakat di setiap desa melalui pembakal menyerap aspirasi yang ingin bervaksin, serta kita yang akan mendatangi ke desa tersbut untuk memvaksinasi,” pungkasnya.
Diketahui saat ini sebaran kasus covid 19 di Kabupaten Banjar sudah menurun drastis, dari data yang dihimpun terbaru suspek 0, probabel 0, kontak erat 0, sembuh 5.813, meninggal 176, dan terkonfirmasi keseluruhan 5.991.
Sebagai tambahan informasi, untuk bisa menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), setiap daerah di minta untuk bisa mencapai 70 persen dari keseluruhan jumlah masyarakat harus sudah divaksin.