Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Dampak Kematian Ikan Massal, Warga Sungai Alang Bersihkan Ratusan Ribu Bangkai Ikan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Dampak Kematian Ikan Massal, Warga Sungai Alang Bersihkan Ratusan Ribu Bangkai Ikan

Rizki Saputera
Rizki Saputera 17 Oktober 2019, 18.58
Share
WhatsApp Image 2019 10 17 at 18.46.43
Atas anjuran Diskan Banjar, warga Sungai Alang membersihkan bangkai ikan dan eceng gondok yang menutup aliran sungai
SHARE

TERAS7.COM – Matinya ratusan ribu ekor ikan milik penambak ikan yang berada di Keramba Jala Apung (KJA) di sepanjang aliran Sungai Riam Kanan menjadi perhatian serius Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Banjar.

Diskan Banjar langsung melakukan kunjungan ke lapangan untuk yang kesekian kalinya pada Kamis (17/10) dipimpin langsung oleh Kepala Diskan Banjar, Riza Dauly didampingi anggota DPRD Banjar Komisi II, Mulkan dan anggota DPRD Banjar Komisi I, Soraya.

Selain meninjau ribuan ikan yang mati di desa Sungai Alang, Kecamatan Karang Intan, atas saran Diskan Banjar masyarakat setempat langsung membersihkan bangkai ikan yang mencemari sungai dan eceng gondok yang menutupi aliran sungai.

Ketua Kelompok Budidaya Ikan Desa Sungai Alang, Muhammad Refqi mengungkapkan pada zaman dahulu ada kesepakatan antara masyarakat dan pengelola Irigasi Riam Kanan apabila ada kekeringan seperti ini.

WhatsApp Image 2019 10 17 at 18.46.57
Kematian ikan massal ini membuat penambak ikan dengan KJA di aliran Sungai Riam Kanan mengalami kerugian rata-rata 1 miliar rupiah

“Dulu ada ketentuan apabila ada kekeringan seperti ini, maka air akan dibagi 50:50, dimana 50% untuk irigasi dan 50% untuk aliran sungai. Tapi hal ini tidak lagi diperhatikan sehingga terjadilah kasus kematian ikan seperti sekarang,” ujarnya.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Setelah matinya ratusan ribu ikan akibat kurangnya aliran air ini, masyarakat yang berada di aliran Sungai Riam Kanan ujar Muhammad Refqi langsung menghubungi pihak terkait di Kabupaten dan Provinsi untuk menangani masalah ini.

Kepala Diskan Banjar, Riza Dauly mengungkapkan langkah pertama yang harus dilakukan untuk mencegah kematian ikan ini meluas hingga ke petambak lain yang berada di hilir aliran sungai Riam Kanan.

WhatsApp Image 2019 10 17 at 18.46.46
Kadiskan Banjar, Riza Dauly (tengah) didampingi Anggota DPRD Banjar, Mulkan (kiri) dan Soraya (Kanan)

“Dalam waktu dekat kita bersihkan dahulu bangkai ikan yang sudah mencemari sungai. Kematian ikan ini belum terdampak hingga ke hilir, sehingga kami meminta agar para penambak ikan menambahkan suplemen untuk meningkatkan daya tahan dan kekebalan ikan terhadap penyakit,” ujarnya.

Selain itu, Diskan Banjar akan memperkuat hubungan dengan organisasi vertikal seperti BMKG dan Komisi Irigasi Dinas PUPR Kalsel untuk mengatur siklus budidaya ikan di aliran Sungai Riam Kanan.

“Sehingga bencana seperti ini tidak menjadi kebiasaan setiap tahunnya. Kita dapat simpulkan dalam budidaya ikan disini ada 2 prilaku, yaitu prilaku alam dan prilaku budidaya. Untuk alam bisa direkayasa dengan teknologi tinggi, sedangkan  untuk budidaya akan kita lakukan langkah yang tepat melalui edukasi, bimbingan dan memfasilitasi penambak ikan,” ungkap Riza Dauly.

Dengan tindakan tersebut, kerugian senilai 1 miliar yang dialami masing-masing penambak ikan ini saat ini diharapkan tidak menjadi jadwal tahunan jika terjadi kemarau panjang.

“Ke depan kita juga akan memfasilitasi untuk membantu pembenihan bagi para penambak ikan, tentu saja dengan restu dari DPRD Banjar. Dalam jangka pendek, kami akan membagikan stok benih ikan kami kepada kelompok penambak ikan yang sudah berbadan hukum,” janji Riza Dauly.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
2 Reviews 2 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?