Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Digelar Seminar Bersinergi Cegah Stunting
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Digelar Seminar Bersinergi Cegah Stunting

Teras 7 Official
Teras 7 Official 22 September 2022, 06.55
Share
IMG 20220921 WA0054
Bupati Hj Noormiliyani AS pada kegiatan Seminar Bersinergi Cegah Stunting di Aula Mufakat Setdakab Barito Kuala (Batola), Rabu (21/09/2022). (Prokopimda Batola)
SHARE

TERAS7.COM – Upaya pencegahan stunting lebih mengutamakan action ketimbang pemikiran. Demikian pandangan Bupati Hj Noormiliyani AS pada kegiatan Seminar Bersinergi Cegah Stunting di Aula Mufakat Setdakab Barito Kuala (Batola), Rabu (21/09/2022).

Pada seminar yang dilaksanakan Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja dan Keluarga MUI Barito Kuala (Batola) bekerjasama dengan DWP, Diskes, dan DPPKBP3A ini, Noormiliyani menyatakan, faktor penyebab kejadian stunting yang paling mempengaruhi adalah pandapatan keluarga, pemberian ASI eksklusif, besar keluarga, pendidikan dan pekerjaan, pengetahuan gizi ibu, ketahanan pangan keluarga, konsumsi karbohidrat balita, dan lainnya.

Menurutnya, untuk upaya penurunan stunting hal yang lebih diutamakan adalah tindakan nyata di lapangan bukan hanya teori.

Untuk itulah ia mengajak para peserta dan pelaksana seminar yang berasal dari remaja puteri, pengurus DWP kabupaten, unsur pelaksana SKPD, instansi vertikal, dan pengurus kabupaten yang berjumlah 40 orang untuk urunan dalam rangka membangunkan rumah layak huni secara bertahap di lokus-lokus stunting.

Mengingat, sebutnya, hal yang juga memicu kejadian stunting akibat rumah yang tidak layak huni, lingkungan tidak sehat, tidak terdapatnya sanitasi, serta keterbatasan air bersih.

Baca juga :

Coffee Morning Bersama Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi: Pererat Sinergi Pemerintah dan Media

Tari Mahelat Lebo dari Barito Kuala Kalimantan Selatan Tampil di Pembukaan Nusantara Culture Festival 2025

Masjid Al-Mutaqqin Desa Pindahan Baru Jadi Penutup Safari Ramadhan

Berdasarkan laporan dari BKKBN Kalsel, sebut bupati satu-satunya wanita di Kalsel ini, Kabupaten Barito Kuala tertinggi pemicu stunting dari segi rumah tidak layak huni. Karena itulah Noormiliyani heran dengan masih banyaknya rumah tidak layak huni. Mengingat selama 10 tahun menjadi Ketua PKK program yang ia galakan berupa Bedah Rumah Sehat ala TP-PKK Batola.

Terkait pelaksanaan Seminar, bupati yang pernah menjabat Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini menyatakan sependapat dalam rangka interaksi, kolaborasi dan menyamakan persepsi. Namun semuanya tidak berpengaruh signifikan jika tidak dilakukan tindakan nyata di lapangan.

Sebelumnya, Ketua MUI Batola KH Ahmad Jiansi Majedi SAg mengharapkan, melalui seminar akan membawa hasil yang dapat dipertanggungjawabkan dan dipublikasikan kepada seluruh lapisan masyarakat, melalui mubaliq, ustadz dan ustadzah, guru-guru ngaji, khatif, melalui LSM Islam, dan lainnya.

Ahmad Jiansi mengutarakan, Islam mengajarkan tentang upaya memperoleh kebahagian dunia dan akhirat, lahir bathin, material dan spritual. Oleh sebab itu masalah kesehatan khususnya kelangsungan hidup dan perkembangan anak serta upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan bukan hanya tanggungjawab pemerintah namun tanggungjawab bersama.

Ketua Panitia Pelaksana, Hj Madhiyah SAg mengutarakan, seminar memiliki tujuan dalam mendukung program pemerintah untuk mengatasi masalah stunting, memberikan bekal pengetahuan dan informasi, sekaligus mencari solusi.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
1 1
Gercep! Wali Kota Lisa Perintahkan Dinas Segera Perbaiki Lantai Pasar Bauntung: Jangan Nunggu Sepi
5 September 2026, 11.26
IMG 20260903 110832
Pedagang Keluhkan Pasar Bauntung Becek, Lantai Dibongkar Hampir Dua Bulan Belum Diperbaiki
5 September 2026, 11.04
Xf313ePLtBujVG8vpk85KlX3jFC17UG3l56TkBFk
Tiga Gepeng Digiring ke Rumah Singgah Banjar Manis, Dua Diantaranya Masih di Bawah Umur
2 September 2026, 16.45

You Might Also Like

Coffee Morning Bersama Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi: Pererat Sinergi Pemerintah dan Media

Tari Mahelat Lebo dari Barito Kuala Kalimantan Selatan Tampil di Pembukaan Nusantara Culture Festival 2025

Masjid Al-Mutaqqin Desa Pindahan Baru Jadi Penutup Safari Ramadhan

Waspada Surat Sumbangan Palsu, Dinas Kominfo Batola Akan Sosialisasikan ke Masyarakat

Ribuan Paket Sembako Dibagikan TP PKK, GOW, dan DWP Batola Sambut Ramadhan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?