Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Ditengah Pandemi, Aspianor Pertahankan Usaha Ternak Bebek Petelur
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Ditengah Pandemi, Aspianor Pertahankan Usaha Ternak Bebek Petelur

Salma Septiani
Salma Septiani 17 November 2020, 21.57
Share
IMG 20201117 151012
Aspiannor Pemuda Asal Desa Amparaya Kab.HSS, Sukses Pertahan Usaha Ternak Bebek Petelur di Tengah Pandemi (Sumber : Salma Septiani/Teras7.com)
SHARE
TERAS7.COM – Meski sempat terpuruk akibat merebaknya Pandemi Covid-19, namun tidak menyurutkan Aspiannor (31) pemuda asal Desa Amparaya, Kecamatan Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) untuk tetap menekuni usaha sampingannya yakni berternak bebek petelur, Selasa (17/11).
Dimana sejak awal Maret lalu, dirinya sempat mengalami kesulitan lantaran harga jual telur bebek dipasaran anjlok hingga mencapai Rp 1.500 per butir yang mengakibatkan dirinya merugi.
Bahkan pemuda yang juga berprofesi sebagai guru honorer itu pun mengaku sempat kewalahan karena harus menutupi biaya pakan akibat turunnya harga telur bebek tersebut.
IMG 20201117 151043
Aspiannor Pemuda Asal Desa Amparaya Kab.HSS, Sukses Pertahan Usaha Ternak Bebek Petelur di Tengah Pandemi (Sumber : Salma Septiani/Teras7.com)
Untuk mengantisipasi kebangkrutan, Aspiannor terpaksa harus putar otak dengan cara mengubah cara pemasaran produk telur bebek yang ia hasilkan agar dapat diterima konsumen ditengah masa sulit sekarang.
“Saat itu harga telur sangat anjlok, jadi terpaksa harus menjualnya dengan cara online agar telur yang ada dapat terjual dan mengurangi kerugian,” ucap Aspiannor saat ditemui di kediamannya.
Diterangkan lebih lanjut, selama awal pandemi Covid-19 pemuda yang sering disapa Aspi ini pun mengaku hasil yang didapat dari penjualan telur bebek tidak sebanding dengan jumlah modal yang dikeluarkan.
“Terkadang kemaren itu kita bisa tidak mendapatkan keuntungan, bahkan bisa dikatakan merugi karena modal untuk pakannya saja tidak mencukupi dari hasil penjualan,” terangnya.
Menurutnya saat mewabahnya pandemi Covid-19 tidak hanya dirinya yang mengalami keterpurukan, namun juga beberapa teman seprofesinya yang juga mengalami nasib sama bahkan hingga gulung tikar.
“Beruntung saya masih bisa bertahan, sedangkan peternak lainnya di Wilayah sini sudah banyak yang gulung tikar karena tidak mampu mengembalikan modal,” tambahnya.
Berkat kegigihan usaha dan semangat yang dilakukan ayah dua orang anak tersebut kini usaha yang digelutinya sejak tiga tahun terakhir ini pun masih bisa bertahan, bahkan kini dirinya sukses mengembangkan usahanya lebih baik.
IMG 20201117 150918
Aspiannor Pemuda Asal Desa Amparaya Kab.HSS, Sukses Pertahan Usaha Ternak Bebek Petelur di Tengah Pandemi (Sumber : Salma Septiani/Teras7.com)
Hal itu terbukti dengan banyaknya jumlah bebek yang kini dipeliharanya yakni berjumlah 700 ekor yang mampu menghasilkan 450 hingga 500 butir telur perharinya.
“Alhamdulillah berkat kesabaran, sekarang harga jual telur sudah mulai stabil, dimana harganya mencapai Rp 2.000 perbutirnya,” kata Aspiannor.
Kini telur bebek milik Aspiannor sudah mulai banyak diminati para pengepul yang pemasarannya tidak hanya di wilayah Kabupaten HSS saja, melainkan hingga ke kabupaten tetangga.
“Biasanya telur-telur ini langsung diambil oleh pengepul setiap satu Minggu sekali dan dijual mereka kembali ke beberapa wilayah seperti Banjar Baru, Martapura, Barabai dan di Kandangan sendiri,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48

You Might Also Like

TP PKK Tapin Dorong Pengolahan Pangan Lokal, Cegah Stunting Lewat Menu B2SA

“Museum Masuk Sekolah”, Cara Asyik Kenalkan Sejarah Lewat Koleksi Senjata

Rutan Rantau Tegaskan Komitmen Humanis di Momen Tasyakuran HBP ke-61 Kalimantan Selatan

Pengukuhan TP PKK Kabupaten Tapin dan Pelantikan Pengurus Baru

Bupati Tapin H Yamani gelar Safari Sholat Shubuh Berjamaah di Mesjid Al Hikmah

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?