TERAS7.COM – PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah melalui YBM PLN UP3 Pangkalan Bun menyalurkan dua unit motor usaha kepada dua penerima manfaat di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Selasa (01/09/2026).
Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung aktivitas ekonomi sekaligus memudahkan mobilitas penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri.
Dua penerima manfaat tersebut yakni Abimanyu, seorang anak yatim piatu yang tinggal bersama adiknya yang masih duduk di bangku SMP, serta Karmin, penjual ikan keliling yang menggunakan kaki palsu pada salah satu kakinya.
Ketua YBM PLN UP3 Pangkalan Bun, Bagus Setyo Yuwono, mengatakan bantuan diberikan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.
“Kami berupaya agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Motor ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk bekerja, meningkatkan penghasilan, sekaligus membantu aktivitas keluarga,” ujar Bagus.
Dalam penyalurannya, YBM PLN UP3 Pangkalan Bun berkolaborasi dengan Komunitas Kobar Berbagi untuk mengidentifikasi calon penerima, memberikan informasi mengenai kondisi dan kebutuhan mereka, hingga memastikan penerima yang diusulkan sesuai dengan kualifikasi program.
Bagi Abimanyu, motor tersebut akan digunakan untuk mendukung pekerjaannya sebagai kurir ojek online sekaligus mengantar dan menjemput adiknya ke sekolah. Sebelumnya, sang adik harus berjalan kaki untuk bersekolah.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapatkan motor ini. Saya bisa menggunakannya untuk bekerja membantu perekonomian kami. Semoga dengan ini saya bisa bekerja lebih lancar dan memenuhi kebutuhan kami sehari-hari,” ujar Abimanyu.
Selain bantuan motor, YBM PLN Kalselteng juga memberikan apresiasi kepada seorang ibu yang selama ini membantu Abimanyu dan adiknya dalam aktivitas sehari-hari di rumah, termasuk memasak.
Sementara itu, Karmin akan memanfaatkan motor tersebut untuk menunjang aktivitasnya berjualan ikan keliling.
“Saya bersyukur mendapatkan bantuan ini. Sebelumnya, motor yang saya gunakan sering mogok di jalan sehingga mengganggu aktivitas berjualan. Harapannya dengan kendaraan ini usaha saya bisa berjalan lebih lancar dan penghasilan saya juga semakin baik,” kata Karmin.
General Manager PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Iwan Soelistijono, mengatakan program YBM PLN tidak hanya ditujukan untuk memberikan bantuan, tetapi juga mendorong penerima manfaat agar dapat meningkatkan taraf hidup dan membangun kemandirian.
“Kami ingin setiap program YBM PLN memberikan manfaat yang berkelanjutan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi sarana bagi penerima manfaat untuk bekerja, meningkatkan penghasilan, dan secara bertahap membangun kemandirian,” tutur Iwan.
Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat mendorong mustahik untuk semakin berdaya hingga ke depan mampu menjadi muzaki dan turut berbagi kepada sesama.