Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Genjot Produksi Sayur-Sayuran, Dinas TPH Kabupaten Banjar Adakan Pelatihan Hidroponik
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Genjot Produksi Sayur-Sayuran, Dinas TPH Kabupaten Banjar Adakan Pelatihan Hidroponik

Rizki Saputera
Rizki Saputera 7 April 2019, 15.40
Share
WhatsApp Image 2019 04 06 at 01.57.131
SHARE

TERAS7.COM – Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Penyuluh Pertanian dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Banjar mengikuti pelatihan hidroponik di Aula Dinas TPH beberapa waktu yang lalu.

Nefo Djumantoro dan Ferly Hokky, penggiat usaha tani hidroponik asal Banjarbaru diundang secara khusus oleh seksi Pengembangan Teknologi Dinas TPH untuk menjadi narasumber dalam kegiatan ini.

Kepala Dinas TPH Kabupaten Banjar, Muhammad Fachry meminta agar peserta kegiatan dapat menyebarluaskan teknologi usaha tani hidroponik ini kepada petani dan penggiat pertanian sehingga dapat meningkatkan produksi sayuran di Kabupaten Banjar.

“Minimal kita bisa memproduksi sayur-saturan berskala rumah tangga. Kalau bisa dengan hidroponik ini produksinya bisa berskala ekonomis hingga dapat di pasok ke pasar-pasar modern. Ini juga bisa menjadi tambahan usaha karena budidaya secara hidroponik ini tidak memerlukan waktu dan tenaga yang banyak. Asal ada tempat dengan matahari yang cukup, maka usaha budidaya ini bisa berkembang dengan baik,” ungkap Muhammad Fachry.

WhatsApp Image 2019 04 06 at 01.57.12

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Tidak hanya teori pertanian hidroponik, seluruh peserta juga diajarkan secara langsung cara menyemai, cara membuat larutan nutrisi dan diperkenalkan jenis jenis sistem hidroponik.

Nefo Djumantoro dalam pemaparannya menjelaskan dasar-dasar bercocok tanam secara hidroponik yaitu dengan meletakkan akar tanaman kedalam air yang mengandung nutrisi untuk mendukung perkembangan tanaman.

“Bahan untuk nutrisinya adalah bahan kimia anorganik yang bersifat elektrolit, dimana nutrisi apabila ditambahkan air akan menjadi kation positif dan anion negatif,“ jelasnya.

Ia menerangkan ada kelebihan dan kekurangan dalam budidaya tanaman dengan sistem hidroponik terdapat kelebihan dan kekurangan.

“Kelebihannya kita tidak memerlukan tanah dan lahan yang luas, perkembangan akar tanaman dapat dipantau dan lebih bersih. Selain itu hemat pula dalam penggunaan pupuk dan tidak memerlukan penyiram setiap hari. Sedikit sekali kemungkinan terkena kotoran dan penyakit bakteri serta memperkecil resiko serangan hama dan penyakit tanaman. Terakhir tidak memerlukan tenaga kerja yang banyak,” urai Nefo Djumantoro.

WhatsApp Image 2019 04 06 at 01.57.13

“Sedangkan kekurangannya tanaman dapat gagal tumbuh jika sistem mengalami kegagalan, pembuatan media tumbuhnya lebih rumit dan investasi awal sebagai biaya produksi lebih tinggi,“ lanjutnya.

Sementara itu dalam praktek di lapangan yang dimentori oleh Ferly Hokky, peserta diperkenalkan dengan modul hidroponik dengan sistem DFT (Deep Flow technique), yang mana akar tanaman terendam dalam larutan nutrisi yang berada didalam rangkaian modul dari PVC yang dibuat berjajar dengan naungan plastik UV.

“Jenis tanaman yang sering ditanam secara hidroponik adalah pak choy, sawi, brokoli, selada, lamb lettuce, kangkung, bayam, okra, kale, mint, rosemary dan berbagai sayuran lainnya,” kata Ferly Hokki.

Ia mengungkapkan prospek usaha hidroponik sangat bagus karena sampai saat ini setiap harinya pasokan sayuran hidroponik masih kurang.

“Hal ini terlihat dari kebutuhan dan pesanan transaksi yang terlihat di grup komunitas hidroponik banjarbaru, masih banyak peluang bagi bapak ibu yang berminat untuk budidaya sayuran secara  hidroponik,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
13 Reviews 13 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?