TERAS7.COM – Pemkab Banjar menggelar Rapat Koordinasi Mingguan dengan pembahasan pembentukan gugus tugas dalam percepatan penanganan virus corona di Kabupaten Banjar di Aula Barakat, Kantor Bupati Banjar pada Senin (16/3).
Dalam Rakor Mingguan yang dipimpin langsung oleh Bupati Banjar, H. Khalilurrahman ini dihadiri Kepala SKPD, Dirut Perusahaan Daerah dan instansi terkait Lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar tersebut guna pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19.
Bupati Banjar yang akrab disapa Guru Khalil ini diantaranya memutuskan membuat Surat Edaran mengenai larangan ASN melakukan perjalanan keluar daerah selama tiga minggu kedepan untuk mencegah penyebaran virus Corona.
“Sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia guna tidak mewabahnya virus ini, untuk kita sementara tidak melakukan perjalanan keluar daerah, selama tiga minggu kedepan,” katanya.
Guru Khalil menghimbau agar dilakukan pembatasan semua aktivitas kegiatan yang mengumpulkan banyak orang.

“Sampai batas waktu permasalahan virus Corona mereda atau dinyatakan aman oleh Pemerintah,” ungkapnya.
Guru Khalil juga menghimbau kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat, baik itu untuk diri sendiri maupun kepada lingkungan keluarga dan sekitar sebagai antisipasi penularan wabah tersebut.
“Tidak perlu panik, tetap tenang dan waspada serta hindari berita-berita hoax, dan juga menjaga stamina daya tahan tubuh kita. Dan yang terpenting kita meminta perlindungan agar selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ucap Guru Khalil.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura dr Norman Taufik Hidayat mengungkapkan untuk penanganan virus Corona perlu ada pembatasan untuk orang yang masuk pada daerah Kabupaten Banjar.
“Perlu ada alat Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 10 hingga 15 buah untuk melakukan pemeriksaan, dan apabila ada kasus pihak RSUD Raza akan langsung merujuk ke Rumah Sakit Ulin,” jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dr H Diauddin menyampaikan untuk Kabupaten Banjar masih dalam status aman, artinya belum ditemukan baik itu suspect (terduga) ataupun yang terjangkit dengan virus Corona.
“Setelah Rakor Mingguan ini akan digelar rapat mengenai pembentukan gugus tugas dalam percepatan penanganan Virus Corona,” terangnya.
Adapun Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar HM Aidil Basith menjelaskan Diskominfo sebagai salah satu protokol dalam gugus tugas akan menghimpun data kondisi terkini wilayah Kabupaten Banjar.
“Sebagaimana arahan Bupati, Kominfo akan membuatkan aplikasi untuk penanganan virus Corona ini, serta himbauan berupa media cetak dan online agar masyarakat tidak panik dan tetap waspada,” jelas Aidil Basith.
Ia juga menghimbau bahwa hal hal yang tidak boleh dilakukan pada situasi virus Corona ini, yakni jangan menggunakan kata “genting” dan “krisis”, jangan menginformasikan data pasien dan jangan membuat bercanda masalah virus Corona.