TERAS7.COM – Pemerintah pusat melalui arahan Presiden Prabowo Subianto mengucurkan bantuan dana sebesar Rp180 miliar kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan pemerintah kabupaten/kota untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menanggapi bantuan tersebut, Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengingatkan, jika penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan dukungan anggaran, tetapi juga membutuhkan gotong royong pemerintah dan masyarakat.
“Penyelesaian bencana ini tentu bukan sekedar membutuhkan dana semata. Ia juga butuh gotong royong kita semua, Pemerintah dan segenap masyarakat. Tanpa gotong royong, mustahil kita bisa menanganinya,” tulis Rifqinizamy melalui akun Instagram pribadinya.
Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun sebagai upaya mencegah sekaligus menangani karhutla.
Menurut legislator Partai NasDem tersebut, penegakan hukum terhadap pelanggaran pembakaran harus dilakukan tanpa pandang bulu.
“Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu,” tekannya.
Selain itu, Rifqinizamy turut mengimbau Gubernur Kalsel, H Muhidin serta para bupati dan wali kota se-Kalsel agar mengambil langkah konkret dan terukur dalam penanganan karhutla.
“Saya juga menghimbau kepada Gubernur Kalsel, Kanda H Muhidin dan para bupati/walikota se-Kalsel untuk melakukan langkah-langkah terukur dan konkrit,” imbaunya.
Ia berharap, bantuan pemerintah pusat tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik melalui perencanaan dan pelaksanaan yang terukur.
“Dana bantuan Pemerintah Pusat ini dapat digunakan dengan baik, asal dilakukan dengan baik dan terukur,” tulisnya.
Selain upaya penanganan secara teknis, Rifqinizamy juga mengajak masyarakat untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah SWT agar musibah karhutla segera berakhir.