Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Keren, Pedagang Pasar Terapung Mulai Dikenalkan Sistem Pembayaran Digital
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Keren, Pedagang Pasar Terapung Mulai Dikenalkan Sistem Pembayaran Digital

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 10 April 2021, 12.37
Share
IMG 20210410 WA0032
SHARE

TERAS7.COM – Guna mendukung terselenggaranya digitalisasi perekenomian dan keuangan untuk sektor UMKM dan pedagang kecil. Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Bank BTN dan Link Aja meresmikan Digitalisasi Pembayaran pada Pedagang Pasar Terapung Lok Baintan, di Kawasan Wisata Pasar Terapung Siring Kota Banjarmasin.

Dimana telah disampaikan pada Pembukaan FEKDI 2021 beberapa waktu yang lalu, digitalisasi perekonomian dan keuangan adalah salah satu kiat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi terutama dalam situasi pandemi ini. Kegiatan merupakan rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021 yang digelar 5 – 8 April 2021.

Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA yang turut menghadiri peresmian, mengapresiasi terhadap digitalisasi pembayaran ini. Ia berjanji terus melakukan sosialisasi pembayaran non-tunai atau cashless ini bukan hanya di sektor pariwisata, tapi juga sektor lainnya.

“Digitalisasi Pembayaran para Pedagang Pasar Terapung Lok Baintan ini tentu saja merupakan sebuah ide yang bagus sekali. Supaya penggunaan uang non-tunai ini menjadi salah satu pilihan alat pembayaran,” ujarnya.

“Tentu saja tidak akan berhenti di lokasi pasar terapung saja, saya juga akan membantu mensosialisasikan ini agar transaksi keuangan lainnya baik di desa, pasar tradisional, ataupun angkutan umum bisa dilaksanakan secara cashless atau non-tunai” sambungnya.

Baca juga :

Benarkah Budaya Pasar Terapung Banjar Tergerus Oleh Zaman?

Safrizal mengatakan bahwa adanya transaksi non-tunai ini juga bisa menekan kerugian-kerugian dari transaksi konvensial atau tunai, dan dapat mendukung pergerakan ekonomi di era pandemi.

“Keuntungan transaksi non-tunai atau cashless ini kita bisa petik semaksimal mungkin dan kerugian yang ditimbulkan dari transaksi tunai bisa kita tekan. Harapannya ekonomi bergerak dengan cara-cara yang kreatif, agar kita mampu bertahan di suasana pandemi ini dengan ekonomi terus berkembang” terangnya.

Kepala Kantor Perwakilan BI Wilayah Kalsel, Amanlison Sembiring menyampaikan, sejak pandemi kunjungan wisatawan ke Indonesia turun sebanyak 78,8 persen pada tahun 2020. Hal ini tentunya juga turut berdampak kepada dunia pariwisata di daerah.

“Dengan adanya digitalisasi pembayaran diharapkan sektor pariwisata di Kalimantan Selatan dapat perlahan bangkit dan berkembang kembali di era new normal ini,” tuturnya.

Pasar Terapung Lok Baintan adalah salah satu objek wisata yang unik dan hanya dapat ditemukan di Provinsi Kalsel. Dimana seluruh kegiatan perdagangan atau jual beli dilakukan secara ‘terapung’ menggunakan perahu dan di atas permukaan sungai. Keunikan ini lah yang menarik para wisatawan baik domestik ataupun asing.

Pada launching atau peresmian ini, tercatat ada 150 orang pedagang Pasar Terapung Lok Baintan yang kedepannya bisa melakukan transaksi dengan menggunakan QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard.

QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama para Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) dengan Bank Indonesia untuk memudahkan transaksi keuangan. Dengan adanya QRIS, transaksi ekonomi atau keuangan dapat dilakukan dengan mudah dan instan.

Transaksi pembayaran tidak lagi memerlukan uang cash dan hanya perlu melakukan scan pada QR code yang dimiliki pedagang atau merchant. Selain mengikuti dan menerapkan perkembangan teknologi, transaksi ini juga dilakukan tanpa perlu melakukan kontak langsung atau contactless, yang sejalan dan turut mendukung protokol kesehatan di era pandemi ini.

“Tentu ini juga salah satu instrument dari sistem pembayaran yang mendukung kegiatan pariwisata di tengah pandemi covid yang masih berlangsung. Dimana transaksi tidak perlu bertatap muka, tidak perlu memegang uang tunai, cukup scan dan transaksi bisa berlangsung” ucap Amanlison.

Amanlison juga menunjukkan, terdapat 71.774 merchant yang sudah menggunakan QRIS di Kalimantan Selatan, dimana target nasionalnya sendiri adalah 12 juta merchant. Penargetan ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan akan meningkat sekitar 4,3 sampai 5,3 persen di tahun 2021.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19

You Might Also Like

Benarkah Budaya Pasar Terapung Banjar Tergerus Oleh Zaman?

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?