TERAS7.COM – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan Ombudsman RI perwakilan Kalimantan Selatan dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar pada Rabu (19/2).
RDP yang dipimpin oleh Ketua Komisi II, Pribadi Heru Jaya juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Ahmad Rizanie Anshari ini terkait laporan masyarakat kepada Ombudsman terhadap pelayanan air dari PDAM Intan Banjar.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, Noorhalis Majid mengungkapkan pertemuan ini dilakukan karena banyak masyarakat yang melaporkan tentang layanan PDAM Intan Banjar ke Ombudsman, baik secara langsung maupun melalui media sosial yang dimiliki oleh Ombudsman.
“Oleh karena itu kami perlu melakukan koordinasi, karena persoalan yang dilaporkan itu tidak saja bersangkut paut dengan PDAM itu sendiri, tetapi bersangkut paut juga dengan komitmen pemerintah daerah untuk membackup PDAM,” ujarnya.
Noorhalis Majid menjelaskan sejak tahun 2016 tak ada lagi penyertaan modal terhadap PDAM, padahal hal itu sangat dibutuhkan bagi PDAM untuk memperbaiki layanannya.

“Oleh karena itu DPRD Kabupaten Banjar bisa menjembatani problem problem yang ada di PDAM tersebut sehingga PDAM Bisa meningkatkan layanannya, itu yang kami harapkan,” ucapnya
Selain itu, Noorhalis Majid mengungkapkan pihaknya paham PDAM sudah bekerja sangat maksimal, karena hal tersebut tidak baik dari sisi bisnis, apalagi PDAM menjalankan tugas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Masalah PDAM saat ini adalah keterbatasan infrastruktur, sehingga hal ini perlu dijawab dengan koordinasi antara pemerintah daerah, DPRD dan pihak lain,” tutupnya
Direktur PDAM Intan Banjar, Syaiful Anwar mengatakan pihaknya menyambut baik pertemuan dengan Ombudsman yang difasilitasi oleh DPRD kabupaten Banjar ini.
“Karena masalah air minum ini merupakan kebutuhan untuk masyarakat terutama pelanggan PDAM. Mudah-mudahan dengan kerjasama yang baik, permasalahan ini bisa diperbaiki,” ujarnya.
PDAM Intan Banjar kata Syaiful Anwar siap mendampingi Komisi II DPRD Kabupaten Banjar turun ke lapangan pada Senin depan untuk mengecek pipa PDAM yang menyalurkan ke masyarakat dan keadaan pipa milik PDAM Intan Banjar.
“Mengenai penyertaan modal pemerintah daerah kepada PDAM Intan Banjar, ini sudah dalam proses, insya Allah kita akan rapat dengar pendapat lagi dengan komisi II dan pemerintah daerah melalui asisten II bidang ekonomi dan pembangunan terkait penyertaan modal,” ungkapnya