TERAS7.COM – Baru-baru ini, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Imam Suprastowo mengunjungi Kantor BPBD Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang terletak di Jalan Pahlawan Marabahan, serta melakukan pertemuan dengan Bupati Hj Noormiliyani AS.
Kunjungan yang dilakukan Imam bersama lima anggota Komisi II lainnya yakni Aris Gunawan, H Haryanto, Habib Musa Assegaf, H Akhmad Rozanie Himawan Nugraha, dan Habib Ahmad Bahasyim, dimaksudkan dalam rangka kegiatan monitoring terhadap Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19.
Pada kesempatan itu, sebagaimana ditegaskannya, daerah perbatasan dengan provinsi lain dalam penanganan Covid-19 merupakan tanggung jawab Pemerintahan Provinsi.

“Kenapa kami menjadikan Batola sebagai tujuan utama, karena kita tidak bisa menafikan kalau Batola itu letaknya berbatasan dengan Kalteng. Setiap daerah yang berbatasan dengan provinsi lain merupakan tanggung jawab dari provinsi,” ucap Ketua Komisi II dari Partai PDIP itu.
Menyinggung tugas Komisi II dalam hal penanganan Covid-19, Imam menerangkan, dampak dari wabah Corona bukan hanya terkait kesehatan namun juga dari sisi ekonomi dan upaya recovery-nya.
“Kita sudah berbicara dengan bupati tadi untuk ke depannya bagaimana,” kata Imam.

Ia menambahkan, hasil kunjungan di Batola ini akan dibawanya ke dalam rapat pada hari Senin (20/04) mendatang, bersama pimpinan dewan, pimpinan komisi, dan pihak Gugus Tugas Provinsi Kalsel.
“Permasalahan yang paling urgen ditemukan terkait sebagai daerah perbatasan, idealnya mendapatkan prioritas bantuan baik anggaran, tenaga, maupun peralatan,” tutur Imam.
Ia memungkasi, berkenaan dengan Covid-19 ini, provinsi akan memberikan bantuan kepada setiap kabupaten/kota Rp250 juta.