Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Mahsyur Di Negeri Orang, Ini Seminar Perdana Pukulan Patikaman Di Daerah Sendiri
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Mahsyur Di Negeri Orang, Ini Seminar Perdana Pukulan Patikaman Di Daerah Sendiri

Rizki Saputera
Rizki Saputera 16 Juni 2019, 15.38
Share
DCIM0789 scaled
SHARE

TERAS7.COM – Beladiri Kuntau merupakan beladiri tradisional asli masyarakat Kalimantan yang diturunkan dari generasi ke generasi sebagaimana beladiri tradisional Nusantara lain.

Semakin berkembang zaman, beladiri yang satu ini mulai banyak dilupakan, bahkan tergusur oleh banyak beladiri dari luar negeri dan beladiri modern.

Hal ini sering kali terjadi karena sifat beladiri kuntau yang cenderung tertutup dari orang luar, tapi ada beberapa yang terbuka dan mulai bersaing dengan beladiri yang lain, salah satunya adakan Pukulan Patikaman Silat Kuntau Borneo.

Untuk kembali memasyarakatkan beladiri asli banua ini, Pukulan Patikaman Silat Kuntau Borneo mengadakan seminar terbuka di Anny Gym, Jalan Trikora Guntung Paikat, Banjarbaru pada Sabtu (15/6).

DCIM0780
Para peserta seminar yang diadakan Pukulan Patikaman Silat Kuntau Borneo sedang melakukan salam tabi khas Kuntau

Demank Ahmad yang menjadi pamateri dalam kelas pengenalan pukulan patikaman ini mengatakan seminar ini merupakan yang kali pertama dilaksanakan di Kalimantan Selatan.

Baca juga :

Komisi II DPRD Kalsel Tekankan Ketepatan Penggunaan Anggaran 2027

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Nur Kemala Hayati, Mahasiswi Hukum ULM Terpilih Sebagai Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan

“Ini yang pertama kami laksanakan di daerah sendiri. Kalau di luar negeri dan nasional sudah sering. Di seminar ini kami berlatih bersama dan sharing pengetahuan tentang beladiri kuntau,” ujarnya.

Pria 40 tahun asal Kandangan, Hulu Sungai Selatan yang telah mengajarkan kuntau aliran pukulan patikaman hingga ke mancanegara ini mengaku punya misi sendiri dengan mengadakan seminar ini.

DCIM0777
Demank Ahmad, instruktur kuntau aliran Pukulan Patikaman ini sudah melatih hingga mancanegara

“Kita ingin mengenalkan kembali kuntau ke masyarakat di daerah. Di luar negeri, beladiri ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat disana. Kuntau lebih populer di luar daripada di daerah sendiri. Hal ini terbukti jika kita menyelenggarakan seminar diluar, lebih semarak daripada di daerah sendiri,” kata Demank Ahmad.

Antusiasme masyarakat lokal sendiri terhadap kuntau yang kurang, justru sebaliknya lebih menggemari beladiri luar inilah yang menjadi tantangan baginya.

“Selama belasan tahun kita merantau mengenalkan kuntau ke penjuru dunia ini yang memotivasi saya supaya kuntau bisa dikenal lebih luas di masyarakat umum daerah kita. Supaya kuntau tidak kalah bersaing dengan beladiri dari luar,” ungkapnya.

DCIM0766
Para peserta sedang mempraktekkan teknik andalan Pukulan Patikaman

Seminar yang mengenalkan dasar-dasar kuntau pukulan patikaman dengan pengaplikasian bunga atau jurus kuntau ke teknik yang sangat berguna di lapangan ini tambahnya bersifat terbuka bagi siapapun agar menarik banyak kalangan.

“Kami tidak membatasi perguruan atau beladiri tertentu yang mengikuti seminar ini. Makanya ada yang berseragam silat yang mengikuti seminar kami,” jelasnya.

Salah satu peserta seminar dari Perguruan Kuntau Pagar Hitam, Nurhan (25) mengatakan ia sudah sejak lama ingin mengikuti seminar ini.

DCIM0802
Nurhan sejak lama ingin belajar Pukulan Patikaman

“Sudah sejak 2013 tahu dengan beliau dan ingin belajar dengan beliau. Ketika mendengar ada seminar ini dari kawan saya, langsung saya ikut,” kata pria asal Sungai Raya Pengaron ini.

Tidak hanya ia sendiri, bersama dengan seorang teman seperguruan dan 2 orang dari Perguruan Rimba Muning ini mengatakan sangat antusias mengikuti seminar yang cukup langka ini.

“Bagus seminar seperti ini kalau diadakan terus, sebulan sekali, dua bulan sekali atau tiga bulan sekali,” pinta Nurhan.

DCIM0800
Sedang mempraktekkan bunga, istilah jurus dalam beladiri Kuntau

Menurutnya ada beberapa materi yang tidak ada dari perguruannya yang bisa ia pelajari dari seminar ini.

“Seperti jurus andalan yang tersimpan dan tersembunyi seperti jurus andalan patikaman kami pelajari disini. Karena itu kami sangat senang dan sangat menginginkan agar seminar seperti ini rutin diadakan,” harap Nurhan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
4 Reviews 4 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34

You Might Also Like

Komisi II DPRD Kalsel Tekankan Ketepatan Penggunaan Anggaran 2027

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Nur Kemala Hayati, Mahasiswi Hukum ULM Terpilih Sebagai Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Pemprov Kalsel Dorong Generasi Muda Lestarikan Warisan Budaya Tak Benda

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?