TERAS7.COM – Dalam pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, DPC PDIP Kota Banjarbaru hadirkan banyak wajah baru.
Tak hanya sebatas menghadirkan wajah baru, dari seluruh bacaleg yang didaftarkan ke KPU, sebanyak 44 persen diantaranya merupakan kaum milenial, salah satunya yaitu pengusaha muda kreatif sekaligus Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDIP Kota Banjarbaru, Putra Qomaluddin Attar Nuriqli.
Pria yang akrab disapa Qomal ini juga terlihat turut mendampingi Ketua DPC PDIP Kota Banjarbaru menemui awak media usai penyerahan berkas bacaleg di KPU, pada Kamis (11/05/2023).
Qomal menilai porsi keterlibatan kaum millenial dalam bacaleg DPC PDIP Kota Banjarbaru untuk bersaing memperebutkan kursi pada perhelatan Pemilu 2024 mendatang terbilang cukup tinggi.
“Secara porsi dari millenial, Alhamdulillah cukup tinggi dalam mendukung PDIP di kontestasi Pemilu 2024 nanti,” ujar Qomal.
Menurut Qomal, keterlibatan milenial di PDIP Kota Banjarbaru tentunya bakal berdampak positif dalam membantu langkah partai untuk meraih apa yang diinginkan.
“Dari segi millenial, sudah pasti akan membantu langkah PDIP Kota Banjarbaru lebih dari yang tadinya tidak bisa diraih,” ucapnya.
Sebagai bacaleg milenial, Qomal komitmen akan lebih berkonsentrasi pada sektor UMKM dan ekonomi kreatif.
“Saya akan membawa nama milenial, dengan memporsikan konsentrasi UMKM dan ekonomi kreatif, sebagai hal yang memang saya bisa bantu dalam perjuangan legislasi Kota Banjarbaru,” ungkapnya.
Sementara itu sebelumnya, Ketua DPC PDIP Kota Banjarbaru, Wartono menyebutkan, dari seluruh bacaleg yang didaftarkan DPC PDIP Kota Banjarbaru ke KPU, 30 persen diantaranya merupakan perempuan.
Lalu, untuk bacalon yang didaftarkan DPC PDIP Kota Banjarbaru kali ini, Wartono mengatakan, seluruh petahana seperti Windi Novianto, Ronauli Saragi dan HR Budiman, dipastikan kembali melaju pada perhelatan Pemilu 2024 mendatang.
Kemudian, kata Wartono dari 30 Bacalon yang didaftarkan DPC PDIP Kota Banjarbaru juga banyak diisi wajah baru, dan 44 persen diantaranya merupakan kaum milenial.
“Wajah baru banyak, dan 44 persen itu dari kalangan milenial,” pungkasnya.